Politik Uang Dominasi Pelanggaran Kampanye

Semarang, Obsessionnews - Pelanggaran money politic masih mendominasi di provinsi Jawa Tengah selama Pemilihan Kepala Daerah serentak kemarin. Seperti terjadi di Kabupaten Klaten, Wonogiri dan Kabupaten Kebumen serta Purworejo. "Termasuk di Kota Semarang dimana terjadi politik uang. Sedangkan di Kota Magelang ada oknum yang membagi-bagi kipom sembako," ujar Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo, Kamis (10/12/2015). Serangan fajar tersebut rata-rata berupa iming-iming uang sejumlah Rp 50 rb dan 20 rb untuk memilih salah satu paslon. Pelaku pelanggaran pun tidak berasal dari relawan saja, namun juga penyelenggara Komite Penyelenggara Pemungutan Suara yang turut membagikan sejumlah uang. " Di Kecamatan bonorowo kebumen, Kota semarang dan Kabupaten purworejo ada yang seperti itu," tutur pria berpeci ini. Sementara terkait penggelembungan suara, pihaknya mengaku belum menemukan hal itu di kawasan terpantau. Meski demikian, Bawaslu tetap akan mengawasi dan mendata jikalau ada laporan dari masyarakat. "Daftar pemilih yang ada masih banyak yang rangkap dan orangnya tidak ada. Bawaslu tetap akan memproses bila ada laporan," pungkasnya. (Yusuf IH)





























