Kalau Masyarakat Sudah Dewasa, Politik Uang Tidak Laku

Bandung, Obsessionnews - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengajak warga Jabar yang menggelar Pilkada serentak untuk tidak golput. Ajakan ini diserukan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher), Selasa (8/12), sehari menjelang Pilkada serentak di 8 Kota Kabupaten di Jabar pada 9 Desember 2015. Menurut Aher, dengan mendatangi TPS-TPS dan menyalurkan suaranya sesuai hati nurani, berarti masyarakat ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi di Jabar. Terkait dengan politik uang yang kerapkali terjadi pada Pilkada, Aher mengingatkan pendewasaan masyarakat karena selama ini di negara maju tidak pernah terjadi. "Coba lihat di negara maju, politik uang tidak terjadi karena kedewasaan masyarakat, sehingga yang paling penting para kandidat tidak melakukan politik uang," ujar Aher. Menyangkut potensi ketidaknetralan PNS dalam Pilkada serentak masyarakat harus berani melaporkannya ke pengawas Pemilu untuk kemudian di proses secara hukum. "Masyarakat harus berani melaporkan apabila ada PNS yang dinilai tidak netral, tentunya dengan bukti kuat, misalnya ada Camat atau Kepala Desa yang berpidato mengajak memilih pasangan tertentu," paparnya. Dikatakan Aher PNS yang tidak netral akan di proses hukum dan dapat di pidanakan secara cepat, bahkan ada yang sudah masuk penjara akibat tidak netral dalam Pilkada. Aher mengakui kalau ada satu daerah di Jabar seperti Kabupaten Cianjur yang mendapat sorotan kuat terkait dugaan maraknya politik uang dan ketidak netralan PNS nya, sehingga pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi bersama Bawaslu Jabar, KPU Jabar, Kejati jabar, Polda Jabar, Kodam lll Siliwangi dan unsur terkait lainnya. "Hari ini kita juga akan memantau langsung persiapan di 8 kota kabupaten penyelenggara Pilkada serentak, dibagi 3 kelompok, saya sendiri kelompok 1, Pa Wagub kelompok 2 dan seterusnya," ucapnya. Menyinggung maslah keamanan di Jawa Barat saat Pilkada digelar Aher optimis jabar aman, karena sudah terlatih dengan dua kali Pilgub dan Pilkada. "Kalau ada riak-riak ringan kita berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk antisipasi secara sedang, kalau riak-riak nya sedang kita antisipasi secara tinggi dan seterusnya," tegasnya. Ke-8 Kota dan Kabupaten di Jabar yang menggelar Pilkada serentak yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Karawang, Kabupaten Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pangandaran dan Kabupaten Tasikmalaya. (Dudy Supriyadi)





























