Ulama Kota Bandung Harus Ramah, Bukan Marah

Ulama Kota Bandung Harus Ramah, Bukan Marah
Bandung, Obsessionnews - Pada acara Halaqoh Alim Ulama dan Bahtsul Masail Diniyah Pimpinan Ponpes se-Kota Bandung, Walikota Bandung menyampaikan kepada ulama-ulama untuk menyampaikan ceramah dengan cara yang ramah. Sehingga Pemerintah Kota Bandung menginginkan penyampaian ajaran Islam secara ramah bukan Islam yang marah-marah. "Kalau bisa di Bandung menyampaikan ceramah dengan cara yang ramah. Islam itu ramah bukan marah-marah," ujarnya Sabtu (5/12), di Kantor Kemenag Kota Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Bandung. Menurutnya dengan ceramah yang ramah, tidak akan terjadi salah tafsir sehingga warga dan orang yang mendengarkan ceramah tidak terbawa emosi. "Kalau dengan ramah kan orang itu bisa tenang dan tidak terbawa emosi," ungkapnya. Ridwan Kamil mengatakan para ulama juga dapat  menjaga kondisifitas antar umat bergama. Menurutnya, masalah keimanan tidak bisa disamakan, perbedaan itu selalu ada, tapi jangan untuk menebar kebencian. Karena jika ada yang seperti itu, tegas dia, bisa mengganggu kondisifitas kemasyarakatan di Bandung. "Boleh menyampaikan perbedaan tapi dengan cara yang ramah," imbuhnya. Walikota yang gemar berpeci ini juga  mengucapkan terima kasih kepada MUI Kota Bandung,  karena selama setahun konsisten menyiarkan  kebersihan di mesjid-mesjid Kota Bandung. Sehingga dengan begitu Kota Bandung bisa kembali meraih piala kebersihan Adipura. Hal itu tak lepas dari dakwah-dakwah para ulama saat ceramah-ceramah di mesjid. "Dalam setahun MUI konsisten memberikan ceramah tentang kebersihan, sehingga ini ikhtiar dari ulama dan Adipura pun datang di Bandung," katanya. (Dudy Supriyadi)