Saatnya Kembangkan Pariwisata Berbasis IT

Jakarta, Obsessionnews - Kemajuan teknologi yang ditandai dengan penggunaan internet di Indonesia sudah berkembang pesat. Hal inilah harus dimanfaatkan sebagai basis utama untuk mengembangkan pariwisata di tanah air. "Dunia sudah sangat terbuka, tidak ada yang bisa mencegah kemajuan teknologi selain diri kita sendiri," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram melalui siaran persnya, Sabtu (5/12/2015). Agus mengatakan di era globalisasi seperti sekarang ini, IT menjadi hal yang sangat penting untuk mengembangkan potensi pariwisata. Dalam cerita pengalamannya saat mengunjungi Amerika Serikat (AS) belum lama ini, Agus mengaku kesulitan mendapatkan tempat penginapan karena tidak memesan melalui Internet terlebih dahulu. "Jadi ade-ade harus menguasai IT, tiada pariwisata tanpa IT. kalau misalnya mau pesan hotel, itu sudah melalui IT, jadi jadikanlah IT sebagai basis pengembangan pariwisata," pesannya kepada mahasiswa. Agus dalam kesempatan itu menjadi Keynote Speaker pada seminar bertemakan "Be Prepared To Be Powerful Young Tourism Entrepreneur" di Universitas Politeknik Negeri Bali, di Kabupaten Badung, Bali. 250 mahasiswa dari berbagai kampus turut hadir sebagai peserta seminar. Menurut dia, globalisasi harus pula ditandai dengan kemajuan telekomunikasi. Sebab, dengan kemajuan telekomunikasi ini masyarakat bisa berbisnis tanpa ruang atau tanah yang besar, juga tanpa memerlukan investasi yang besar. Salah satu contohnya adalah e-commerce. "Jadi ade-ade nanti sudah lulus bisa berbinis sendiri dengan modal hanya satu lapak. Dengan membuat portal pariwista, disitu bisa menawarkan jasa-jasa pariwisata diberikan kepada pengguna. Dan bisnisnya juga tidak mengenal tempat," kata Agus. Dan yang tidak kalah penting adalah sistem transportasi. Revolusi transportasi di negara-maju kata Agus harus menjadi inspirasi bagi Indonesia untuk mengembangkan pariwisata. "Era globalisasi sistem transportasi sudah semakin cepat, akurat, tidak ada lagi barang-barang yang tertinggal," jelas dia. (Has)





























