Fadli Zon Tuding Jaksa Agung Lakukan Konpirasi

Jakarta, Obsessionnews - Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menuding ada konspirasi di balik pengusutan kasus pelanggaran kode etik Ketua DPR Setya Novanto oleh Kejaksaan Agung. Terlebih dengan diperiksanya Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin pada Jumat dini hari (4/12/2015). Menurut Fadli, ada yang aneh, mengapa Jaksa Agung terlalu memaksakan diri memeriksa Maroef pada dini hari, setelah ia lebih dulu diperiksa oleh Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) selama kurang lebih 11 jam, dari Kamis (3/12) pukul 13.00 sampai Jumat pukul 00.30. "Kejagung aneh. Masa Dirut PT Freeport Indonesia ke Kejagung malam-malam. Tidak lazim dan itu ada konspirasi," kata Fadli di DPR, Jakarta, Jumat (4/12/2015). Di Kejaksaan Agung, Maroef akan dimintai keterangan sebagai terkait dugaan permufakatan jahat yang dilakukan Setya Novanto dan pengusaha minya Riza Chalid lantaran disebut meminta saham kepada Freeport dengan mencatut nama Presiden Jokowi. Sementara di MKD terkait pelanggaran etik dewan. "Kasus Setya Novanto ini seperti ada hal-hal yang luar biasa," katanya. Politisi Partai Gerindra ini curiga, lantaran ia melihat latar belakang Jaksa Agung HM Prasetyo adalah seorang politisi Partai Nasdem. Sementara Nasdem kata dia, punya misi yang kuat untuk menjatuhkan Setya Novanto. "Kalau mau menegakkan hukum ya tegakkan, jangan main-main," katanya. Sementara itu, Maroef mengatakan, bahwa dirinya sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung sebelum menjalani pemeriksaan di MKD. Ia mengaku masih ada 14 pertanyaan yang kurang. Dan ia berjanji akan menyelesaikan pemeriksaan di Kejagung setelah pemeriksaan di MKD selesai. "Masih ada pertanyaan yang belum disampaikan, saya menyanggupi setelah sidang MKD selesai," jelas Maroef. (Albar)





























