Terkoreksi Tipis, ISHG di Level 4.545

Jakarta, Obsessionnews - Setelah menguat 2,5% hari sebelumnya, kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tipis 11,805 poin (026%) di 4545,863. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang sempit hanya 26 poin dengan nilai transaksi di Pasar Reguler Rp 3,2 triliun. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih Rp 362,20 miliar. Aksi ambil untung terutama melanda saham sektor konsumsi, semen, dan manufaktur. Koreksi IHSG kemarin, menurut pengamat pasar modal David Setyanto, terimbas sentimen kawasan emerging market yang saat ini tertuju pada sejumlah agenda bank sentral utama dunia, seperti pertemuan ECB Kamis pekan ini, pernyataan Gubernur The Fed dan data tenaga kerja AS akhir pekan ini yang turut mempengaruhi hasil pertemuan The Fed pertengahan bulan ini. Sementara tadi malam, bursa global bergerak di teritori negatif. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro koreksi 0,32% di 3468,66. Indeks DJIA dan S&P di Wall Street terkoreksi masing-masing 0,89% dan 1,10% tutup di 17729,68 dan 2079,51. Tekanan jual di Wall Street terutama dipicu anjloknya saham sektor energi setelah harga minyak mentah tadi malam anjlok 4,21% di USD40,09/barrel. Probabilitas kenaikan tingkat bunga The Fed Desember ini yang semakin tinggi menyusul pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen atas perkembangan moderat perekonomian AS turut memicu aksi jual. Angka penambahan kesempatan kerja November lalu mencapai 217 ribu di atas estimasi sebelumnya 191ribu. Di kawasan euro, inflasi November 0,1% (yoy) di bawah target bank sentral 2% tahun ini memicu spekulasi ECB akan menambah dana stimulus pada pertemuan kamis ini dan menyebabkan euro melemah atas dolar AS. Pergerakan pasar global yang cenderung di teritori negatif akan mempengaruhi perdagangan saham hari ini. Menurut David Setyanto, IHSG diperkirakan akan bergerak bervariasi dalam rentang konsolidasi di kisaran 4510 hingga 4580 cenderung melemah. Penguatan dolar AS seiring data ekonomi AS yang keluar akan berpeluang menekan kembali nilai tukar rupiah dan mempengaruhi perdagangan saham. IHSG : S1 4510 S2 4480 R1 4580 R2 4610 Berikut saham pilihan yang direkomendasikan pada perdagangan hari ini : BBCA 13100-13700 BoW, SL 12900 JSMR 4800-5050 Buy, SL 4700 PTPP 3720-3900 TB, SL 3600 PGAS 2750-2950 BoW, SL 2700 UNTR 16300-17200 Buy, SL 16000 LSIP 1260-1340 BoW, SL 1180 PWON 470-500 TB, SL 455 SMRA 1560-1680 TB, SL 1540 AKRA 6200-6400 TB, SL 6100. (Mahbub Junaidi)





























