RR: Perjuangkan Keuntungan RI Atas Freeport, itu Baru Pahlawan!

RR: Perjuangkan Keuntungan RI Atas Freeport, itu Baru Pahlawan!
Jakarta, Obsessionnews - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli (RR) menilai kasus "papa minta saham" dalam rekaman pembicaraan yang diperdengarkan dalam sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Rabu, 2 Desember 2015 kemarin, tidak lebih dari sinetron perebutan saham antar geng. "Ya seperti saya pernah katakan inikan bagaikan sinetron. Pertentangan antar geng yang berebut saham," ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (3/12/2015). Inti dari permasalahan ini, menurut Rizal harus memberikan keuntungan bagi rakyat Indonesia. Presiden Jokowi sudah menjelaskan posisi tawar Indonesia bila kontrak karya PT Freeport mau diperpanjang, harus memenuhi empat syarat terlebih dahulu, yakni PT Freeport harus membayar royalti lebih tinggi, harus tanggungjawab soal prosesing limbah, PT Feeport wajib membangun smelter, terakhir soal divestasi. "Jadi di luar perdebatan yang kiranya seru, rame di DPR kemarin, kita jangan lupa arahnya. Arahnya Indonesia harus dapat manfaat lebih besar dari Freeport karena selama ini dirugikan," katanya. Rizal mengatakan siapa yang membuat dan berupaya agar PT Freeport diperpanjang kontraknya dengan memperbaiki syarat-syaratnya terlebih dahulu layak disebut sebagai pahlawan. Pihak di luar itu, menurut dia hanya memanfaatkan kekisruhan yang ada untuk mendapatkan keuntungan pribadi. "Kalau betul jadi pahlawn kan berjuang dulu memperbaiki syarat-syaratnya, baru perpanjang. Siapa yang memperpanjang all out mau jadi jubir Freeport, tanpa memperjuangkan dan menguntungkan indonesia. Kalau yang lain-lainnya memang kacau semua lah," tuturnya. (Has)