Penyerapan Anggaran PIPPK Kota Bandung Capai 90 Persen

Penyerapan Anggaran PIPPK Kota Bandung Capai 90 Persen
Bandung, Obssessionnews - Walikota Bandung Ridwan Kamil mengklaim penyerapan anggaran di kota Bandung mencapai 90 persen. Menurutnya, penghujung tahun 2015 ini ada 20 Kecamatan yang penyerapan PIPPK-nya diatas 90 persen. Sedangkan 10 Kecamatan lainnya, penyerapannya sudah berada di sekitar 50, 60 dan 80 Persen. Ia menambahkan, Kelurahan Rancabolang, Gedebage penyerapannya sudah di angka 99 persen. Menurutnya, Kelurahan Rancabolang banyak merealisasikan keluhan infrastruktur dengan cepat seperti perbaikan jalan. "Banyak infrastruktur jadi bagus, seperti aspal jalan, perbaikan  selokan, kirmir dan perbaikan pinggir sungai," ujar  Ridwan saat acara Gelar Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka Pelaksanaan Program Inovasi  Pembangunan dan Pengembangan Kewilayahan (PIPPK) di Balaikota Bandung, Kamis (3/12). Selain itu, jelasnya, di daerah Cibiru melakukan hal yang menarik dengan membuat biodigester harga murah Rp 500 ribu untuk empat rumah. Ia akan mengaplikasikan konsep tersebut ke wilayah Kota Bandung. "Karena harga murah, sehingga saya yakin Biodigester bisa jadi gaya hidup baru," ungkapnya. a-pippk2 Dengan PIPPK ini, ia berpesan  Pemkot Bandung terus memonitor pembangunan berbasis kewilayahan. Menurutnya, banyak laporan yang positif, sehingga warga tidak repot-repot menunggu dari dinas terkait, karena prosedur yang terlalu panjang. Ia pun berharap PIPPK ini harus jadi percontohan tentang pembangunan cepat memotong jalur birokrasi yang terlalu panjang. Walikota menitipkan kepada Camat-Camat, untuk ditahun depan agar aspirasi warganya tidak ada yang terlewatkan. Dalam acara tersebut Pemkot Bandung memberikan penghargaan kepada 10 Camat dan 10 Lurah mengenyam pendidikan di Singapura. Indikator menilai Camat juara itu, kata Ridwan Kamil lebih dari 30. Penilaian mulai dari penyerapan PIPPK, nilai kepemimpinan yang sering turun ke jalan, kualitas K3 dan zero complain. Ia juga turut  memonitor penilaian tersebut. "Kota Bandung serius memberikan rapor kinerja kepada mereka yang berprestasi. Kami akan kirim sekolah ke Singapura, seperti kepala-kepala dinas," pungkasnya. (Dudy Supriyadi) ‬