Banyak Penipuan, Waspada Investasi 'Bodong' di Luar OJK

Jakarta, Obsessionnews - Beberapa bulan lalu, seorang petinggi lembaga negara menjadi korban investasi bodong. Dan belum lama ini, persoalan investasi Dream for Freedom mencuat. Selebritis Sandy Tumiwa pun digelandang Polisi lantaran menggelar investasi ilegal lewat perusahaan miliknya yakni PT CSM Bintang Indonesia. Makin banyaknya badan yang menggelar bisnis investasi membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) luput memantau. Akibatnya, banyak anggota masyarakat rentan jadi korban penipuan. Kepala Eksekutif Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Kusumaningtuti S Soetiono, di Jakarta, Kamis (3/12) mengatakan, selain pengawasan dari OJK termasuk lembaga-lembaga terkait, masyarakat juga harus punya andil dan jeli dalam melihat investasi. Pertama kata dia, disarankan untuk bertanya apakah investasi ini di bawah pengawasan OJK atau tidak. Kalau ditawarkan bagi hasil di luar kewajaran, sebagiknya waspada. Kusumaningtuti menjelaskan, regulator terus melakukan edukasi kepada masyarakat terkait cara mengenali dan mewaspadai jurus investasi bodong. Salah satu langkah yang diambil, dengan memasang iklan serta mengunggah film serta video di dunia maya. Dalam penanganan investasi bodong, OJK tidak jalan sendiri. Lembaga ini bekerjasama dengan Satgas Waspada Investasi dan lembaga-lembaga terkait lainnya. Kalau ada unsur pidana, Kepolisianlah yang mengambil tindakan. "Bulan ini Ketua Dewan Komisioner OJK akan melakukan highlight meeting dengan semua pihak terkait, seperti Kementerian Perdagangan, kepolisian, kejaksaan, Kementerian Koperasi dan UKM, dan Kemenkominfo untuk menghidupkan kembali pengenalan masyarakat terhadap Satgas," jelas dia. (Mahbub Junaidi)





























