Pimpinan Baru KPK Harus Terpilih Sebelum 2016

Jakarta, Obsessionnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tak terpengaruh dengan lamanya proses uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPK periode baru oleh dewan perwakilan rakyat (DPR). Pelaksana Tugas Wakil Ketua KPK, Indriyanto Seno Adji mengatakan, pegawai KPK masih tetap bekerja normal tanpa harus menaruh rasa khawatir yang berlebihan. "Sama sekali tidak terganggu. Karena sistem dan mekanisme kinerja sudah berjalan seperti biasanya," ujar Indriyanto saat dikonfirmasi, Selasa (1/12/1/2015). Uji kelayakan dan kepatutan akan dimulai pada awal Desember 2015 dan berakhir pada pertengahan bulan itu. Meski begitu, Indriyanto percaya proses seleksi ini pada akhirnya akan dipilih pimpinan KPK devinitif. "Hanya menunggu struktural pimpinan baru saja. Kan sudah ada pimpinan baru pada tanggal tersebut," kata Indriyanto. Komisi III DPR, akan memulai rangkaian fit and proper test dengan tahapan pengumuman di media massa pada 2-4 Desember 2015. Setelah itu dilanjutkan dengan tahapan pengumpulan makalah pada 4-6 Desember 2015. Kemudian, fit and proper test akan dilangsungkan pada 14, 15, dan 16 Desember 2015.Setelah semua tahapan fit and proper test dilakukan, Komisi III akan menggelar rapat pleno untuk menentukan siapa saja yang lolos tahapan itu. Nama-nama yang lolos lalu akan dibawa ke rapat paripurna untuk disahkan sebelum diserahkan kembali ke Presiden Joko Widodo. Dari 10 nama calon yang ada, hanya akan terpilih 5 di antaranya. (Has)





























