Kahar Bungkam, Takut Dipecat Fraksi Golkar

Jakarta, Obsessionnews - Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dari Fraksi Partai Golkar Kahar Muzakir tidak mau banyak komentar mengenai rapat pleno yang berlangsung tertutup untuk membahas pelanggaran etik Ketua DPR Setya Novanto lantaran mencatut nama Presiden Joko Widodo. Kahar tidak mau berkomentar karena takut dipecat oleh fraksi yang memang mengharuskan rapat berlangsung secara tertutup. "Saya ndak ada keterangan saya. Rapat tertutup. Sesuai pasal 228, kalo saya berikan keterangan, saya bisa dipecat. Karena rapatnya tertutup," kata Kahar di DPR, Selasa (1/12/2015). Anggota Komisi X tetap tidak mau komentar mengenai situasi rapat Pleno di MKD yang masih mempersoalkan legal standing dari laporan Menteri ESDM Sudirman Said. Padahal publik banyak yang menanti agar rapat tersebut segera menuai keputusan. "Tolong-tolong saya tidak ada keterangan," katanya. Termasuk saat dimintai tanggapan mengenai kejadian tidak etis yang dilakukan Kahar dengan mendobrak meja pada saat rapat kemarin. Ia juga tidak mau komentar banyak. "Tidak ada," singkatnya. Sampai saat ini masih berlangsung alot dan diskors. (Albar)





























