Rektor IPDN Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Taruna Akmil

Rektor IPDN Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Taruna Akmil
Jakarta, Obsessionnews - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo membenarkan bahwa Tim Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 25 November 2015 telah menyampaikan surat permintaan maaf kepada Gubernur Akademi Militer atas terjadinya insiden pemukulan Taruna Akmil oleh Praja IPDN. "Kasus-kasus lama tidak boleh terulang kembali seperti pemukulan, narkoba, perkelahian sampai kematian,” kata Tjahjo, Senin (30/11). Tjahjo mengatakan akibat insiden pemukulan, rencana kerjasama IPDN dengan Akmil dan Akademi Kepolisian (Akpol) akan ditunda. Karena itu, ia berjanji mengambil langkah konkret terkait kasus tersebut. "Tidak ada alasan kelalaian atau pengasuh kecolongan. Setahun lalu saat saya ke IPDN, dalam apel praja IPDN saya ingatkan," katanya. Dua orang taruna dari Akmil Magelang, dikabarkan dipukuli oleh lima orang praja Institut IPDN saat menjalankan program kunjungan taruna di kampus IPDN, Sumedang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Pemukulan ini dilatarbelakangi tidak terimanya praja IPDN karena taruna Akmil berfoto di tangga seribu kampus IPDN. Lima praja IPDN yang melakukan pemukulan langsung diberhentikan dengan tidak hormat. (Has)