Bawaslu Sumbar Petakan 1.055 TPS Rawan Pilkada

Bawaslu Sumbar Petakan 1.055 TPS Rawan Pilkada
Padang, Obsessionnews - Pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar 9 Desember 2015 tinggal hitungan hari. Masyarakat diharapkan tidak hanya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk memberikan hak suara, juga berpartisipasi aktif melakukan pengawasan. Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat Ellyanti meminta masyarakat agar tidak saja berpartisipasi memilih, tetapi juga ikut melakukan pengawasan, karena jelang pemilihan kerawanan akan semakin tinggi. “Pemungutan suara tinggal hitungan hari. Kita sudah petakan terdapat 1.055 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan. Untuk itu, karena personil kami terbatas, kami minta masyarakat membantu mengawasi kecurangan yang mungkin terjadi ketika jelang pemungutan, pada hari H, dan ketika surat suara dihitung,” kata Ellyanti ketika dihubungi, Minggu (29/11). Ellyanti menjelaskan, pemetaan 1.055 TPS rawan didasari pengalaman pada pemilihan tahun-tahun sebelumnya. Kerawanan yang sering terjadi di TPS dibagi menjadi 5 kategori, diantaranya rawan terhadap masalah pendataan pemilih, rawan kekurangan logistik, rawan politik uang, hingga rawan adanya keikutsertaan penyelenggara negara dalam memobilisasi massa untuk pasangan calon tertentu. “Masyarakat harus aktif mengawasi. Bahkan kalau pengawas di daerah atau TPS ikut berbuat curang, harus dilaporkan. Bawaslu pasti akan memberhentikannya,” tegasnya. 1.055 TPS yang rawan hampir merata ada di seluruh Sumbar. Namun yang cukup banyak berada di daerah yang akses transportasi dan komunikasinya masih tergolong sulit, seperti di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat, Kepulauan Mentawai, Sijunjung, dan Dharmasraya. (Musthafa Ritonga)