Laskar Hejo Perbaiki Sungai Citarum yang Rusak Parah

Laskar Hejo Perbaiki Sungai Citarum yang Rusak Parah
Bandung, Obsessionnews - Laskar Hejo siap  perbaiki sungai Citarum yang kini rusak parah. Demikian disampaikan anggota Laskar Hejo yang juga aktivis lingkungan forum DAS Citarum Sapto Prayogo, Kamis (26/11). Menurut Sapto perbaikan itu diantaranya dengan melakukan perlawanan terhadap para perusak sungai Citarum termasuk penyerobotan lahan di hulu, tengah dan hilir sungai tersebut, membangkitkan kesadaran masyarakat untuk memelihara sungai dan memberikan perlindungan terhadap masyarakat. "Masyarakat di sekitar sungai itu sudah cape, apalagi saat banjir tiba, tapi mereka tidak bisa protes," ujarnya. Ia menjelaskan Citarum merupakan sungai terbesar di Jawa Barat dengan memakan lahan 6614 m2 dan panjang 300 km serta populasi penduduk 15 juta jiwa. Sapto Prayogo Sapto mengatakan sungai Citarum memiliki fungsi suplai air ke daerah Jakarta, PLTA namun kondisinya saat ini menurun drastis, baik kualitas maupun kuantitasnya sementara pertumbuhan populasi penduduk mencapai 3 persen/tahun. Saat ini kualitas air menurun akibat dampak limbah organik sebesar 40 persen dan selebihnya dampak industri, peternakan dan sampah. "Limbah tersebut mengandung merkuri, timbal dan seng yang berbahaya karena akan menimbulkan karsinogenik penyebab kanker dan nero toksin yang menyebabkan kelainan syaraf," tegas Sapto. Selain itu, jelasnya timbunan sampah yang mencapai 6500 m3/hari dan 1500 m3 diantaranya tidak dikelola dengan baik, sehingga menambah kerusakan sungai Citarum. Laskar hejo merupakan barisan yang dibentuk dalam program Jabar hejoyang dilatarbelakangi keprihatinan darurat Jabar atas kerusakan lahan diprakarsai mantan Gubernur DKI jakarta yang juga tokoh Jabar Solihin GP dan tokoh lingkungan dan kebudayaan Jabar Eka Santosa bekerjasama dengan Walhi Jabar, LSM Cadas, Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) dan masyarakat umum. (Dudy Supriyadi)