Jokowi Minta Pencegahan Kebakaran Hutan Harus Berkelanjutan

Jokowi Minta Pencegahan Kebakaran Hutan Harus Berkelanjutan
Banjarmasin, Obsessionnews - ‎Terjadinya kebakaran lahan dan hutan pada tahun 2015 di beberapa tempat di Indonesia, terutama di Sumatera dan Kalimantan, menjadi pelajaran berharga bagi kita semua. Karena itu, ke depan, pencegahan harus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai komponen bangsa, pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat. Demikian dikatakan Presiden Jokowi dalam acara Peringatan Hari Menanam ‎Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN), serta Hari Cinta PUSPA dan Satwa Nasional (HCPSN) di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karangintan, Kabupaten Banjar, Kalsel, Kamis (26/11/2015). "Sekali lagi harus menjadi peringatan kita semuanya, sosialisasi terhadap masyarakat agar tidak membakar, dalam pembersihan harus mulai dilakukan seluruh pemerintah daerah dan juga aparat," katanya. Jokowi menjelaskan bahwa ‎peningkatan emisi karbon terutama dari kawasan gambut yang terbakar berakibat pada penurunan kualitas udara dan air serta s‎emakin tingginya tingkat deforestasi dan degradasi lahan di Indonesia. Selain itu, kebakaran lahan dan hutan telah mengganggu ekosistem, sehingga tempat tinggal satwa mengalami kerusakan dan terdegradasi. "Saya mengajak kita semuanya secara gotong royong turut membangun hutan Indonesia. Tadi kita mengajak semua ormas MUI, Muhammadiyah, NU, kemudian dari Wali Gereja, PHDI dari semuanya ikut bersama-sama, karena itu memang kewajiban kita untuk memperbaiki, menanam membangun kembali hutan di Indonesia," ujar Presiden. Berbagai langkah pencegahan harus disiapkan pada tahun 2016, sehingga peristiwa serupa tidak terulang kembali. Menurut Presiden kebakaran hutan dan lahan yang terjadi tahun ini merupakan terparah sepanjang masa. Cuaca yang panas ditambah elnino yang terjadi cukup panjang sehingga kebakaran hutan dan lahan menjadi yang terbesar. "Pembuatan kanal bersekat harus terus dilanjutkan meskipun sekarang pada posisi musim hujan, kita sering lupa, hujan datang kita lupa, kebakaran datang kita kaget lagi, tidak, kita harus melakukan pencegahan-pencegahan itu," lanjut Jokowi. (Has)