Jokowi: Tak Perlu Khawatir Indonesia Gabung TPP

Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak tak perlu khawatir bila Indonesia bergabung dalam Trans-Pacific Partnership (TPP). Menurut Jokowi, era kompetisi justru akan jadi momentum untuk perkuat produktivitas dan daya saing produk-produk nasional. "Kalau kita tidak ikut TPP, barang kita boleh masuk tapi dikenakan barrier, kena pajak 20 persen," ujar Jokowi saat memberi sambutan pada Pemberian Penghargaan Produktifitas "Paramakarya" di Istana Jakarta, Selasa (24/11/2015). Saat bertemu Presiden Amerika Serikat Barack Obama beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia bermaksud bergabung dengan TPP. Tapi, kata Jokowi, baru bermaksud saja sudah ramai dipertentangkan. "Baru bermaksud, sebut namanya saja sudah ketakutan. Belum lagi kita benar-benar berkompetisi," kata Jokowi. Presiden mengakui beberapa produk Indonesia telah memasuki pasar negara lain. Hal itu menunjukkan dunia usaha di dalam negeri sendiri sudah semakin produktif dan berdaya saing tinggi. "Produk kita punya daya saing. Sudah masuk ke pasar negara lain," ucapnya. Presiden menegaskan bahwa era sekarang adalah era persaingan, era kompetisi. Siapa yang mempunyai daya saing, dia yang akan eksis dan bisa bertahan. Saat ini, bukan lagi persaingan antara individu, antara kota, provinsi dengan provinsi tapi sekarang ini persaingan justru sudah antar negara. "Sebulan lagi Masyarakat Ekonomi ASEAN, tidak bisa lagi kita bilang tidak dan tidak mau. Ada lagi Trans-Pacific Partnership (TPP)", ujar Presiden. Presiden merasa sedih bila masih ada yang mengeluh akan kesiapan Indonesia masuk MEA. Padahal, dalam KTT ASEAN di Malaysia, beberapa Kepala Negara justru merasa khawatir bila negara mereka kebanjiran produk Indonesia. "Kalau kita yang takut itu keliru. Mereka yang takut kita. Kok kita jadi takut mereka," kata Presiden. (Has)





























