Jokowi: Hati-hati dengan Pengaruh Media Sosial

Jokowi: Hati-hati dengan Pengaruh Media Sosial
Jakarta, Obsessionnews - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter. Sekolah dianggap bukan saja sebagai tempat menuntut ilmu tapi lebih dari itu merupakan arena pembelajaran anak-anak untuk membentuk karakter anak bangsa. "Saya ingin ajak kita menggunakan momentum ini untuk ingatkan peran guru dalam pendidikan karakter bangsa," ujar Jokowi dalam acara Peringatan Hari Guru Nasional 2015 di Gedung Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2015). Namun, dalam perkembangan teknologi komunikasi yang begitu pesat, Presiden Jokowi khawatir bisa mempengaruhi karakter anak-anak bangsa, seperti televisi dan media sosial yang saat ini banyak digemari oleh kalangan anak muda. Karena itu, mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo itu meminta guru lebih giat lagi mendidik anak di sekolah agar pengaruh negatif dari sarana itu sosial dapat dihalangan. Ia mengatakan bahwa baik buruknya masa depan bangsa akan bisa ditentukan oleh peran guru. "Hati-hati (dengan media sosial) sehingga kekuatan mendidik itu harus betul-betul dikuati di sekolah, di rumah. Jangan sampai pengaruh negatif itu muncul dari tempat lain," tegasnya. Di hadapan 12 ribu guru yang hadir dalam peringatan ini, Kepala Negara terus mendorong para untuk terus berkarya, dan mengembangkan motede pembelajaran yang inovatif. Di sisi lain masyarakat diminta untuk bisa mengapresiasi peran guru yang tak ternilai. "Saya yakin karya guru akan melukis wajah masa depan Indonesia, kualitas masa depan bangsa kita ditentukan oleh guru-guru. Karena itu guru tidak sekedar mendidik tapi peletak masa depan bangsa," kata Jokowi. (Has)