Cerita Guru Jokowi: Dia Rajin Kerjakan 'PR'

Cerita Guru Jokowi: Dia Rajin Kerjakan 'PR'
Jakarta, Obsessionnews - Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2015 menjadi ajang reuni Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan guru-gurunya. Sebanyak 11 dari 12 ribu guru peserta Simposiun Guru dan Tenaga Kependidikan berasal dari SMP 1 Solo dan SMA 6 Solo, yang merupakan tempat Jokowi mengenyam pendidikan. Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2015 berlangsung di Gedung Istora, Senayan Jakarta. Usai seremonial, Jokowi pun mengundang makan siang bersama 45 perwakilan guru di Istana Negara, Jakarta. Salah satu yang hadir adalah Ibu Sutoto, Guru Matematika SMP 1 Solo. "Yang paling diingat itu (Jokowi) rajin kerjakan pekerjaan rumah, pasti dibuat. Temen-temannya juga banyak," ujar Sutoto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (24/11/2015). Dalam percakapan dengan Jokowi selama makan siang bersama, Bu Sutoto mengungkapkan mereka lebih banyak menceritakan tentang masa lalu. Lebih dari itu, ia hanya menyarankan mantan anak didiknya itu sukses memimpin Indonesia dalam waktu 5 tahun ke depan. "Harapan ibu musti sukses. Bagus sekali. Enggak ada pertimbangan-pertimbangan. Itu kan politik, saya kan guru, bukan orang politik," katanya. Guru Jokowi2 Tidak ada rasa canggung yang ditunjukkan oleh Presiden, dengan menggunakan bahasa Jawa yang halus dan sopan, Presiden memperilakan guru-guru senior itu untuk memulai santap siang dengan memilik makanan yang akan diambil. Presiden menjamu para guru itu dengan menu khas Indonesia, yakni ‎gulai kepala ikan kakap, rendang, ayam goreng, sop buntut, sambal goreng kentang balado, daun singkong, gulai ayam dan tentunya dengan nasi putih. Suasana makan siang terlihat sangat akrab, bahkan tidak jarang diselingi canda tawa.‎ Setelah menikmati makan siang bersama, diakhiri dengan foto bersama di dalam Istana Negara. Pukul 13.30 para guru itu meninggalkan komplek Istana Negara. (Has)