Ratusan Awak Media Serbu MKD

Jakarta, Obsessionnews - Tidak seperti biasanya suasana di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) pada Senin siang (23/11/2015) dipadati ratusan awak media dari berbagai unsur baik elektronik, cetak, maupun online. Para pemburu berita ini, sangat antusias untuk mengatahui lebih dalam perkembangan dugaan kasus pelanggaran kode etik oleh Ketua DPR Setya Novanto, terkait pencatutan nama Presiden Joko Widodo yang kini kasusnya tengah diproses di MKD. Dari pantauan Obsessionnews.com ratusan awak media ini tengah setia menunggu hasil rapat internal MKD, yang tengah membahas apakah laporan Menteri ESDM Sudirman Said tentang dugaan pelanggaran etik Setya Novanto bisa dijadikan alat bukti yang cukup untuk melanjutkan proses hukum ini. Kedua, rapat internal juga akan membahas sekaligus menentukan apakah sidang Setya Novanto bisa dilakukan secara terbuka untuk umum, atau bersifat tertutup. Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang mengusulkan agar sidang Setya Novanto berlangsung secara terbuka. "Kalau sidang terbuka rakyat harus tahu proses persidangan. Dari awal saya ditunjuk ke MKD, saya sudah sarankan agar semua sidang MKD terbuka, kecuali asusila," ujar Junimart di DPR, Senin (23/11/2015). Kasus Pencatutan nama Presiden Joko Widodo oleh Setya Novanto memang masih menjadi topik hangat di berbagai media massa. Setya sendiri sudah beberapa kali membantah meminta saham kepada Freeport, meski sudah beredar bukti rekaman percakapan antara Setya petinggi Freeport dan salah seorang pengusaha minyak. (Albar)





























