Lingkungan Hidup di Jabar Rusak Parah

Lingkungan Hidup di Jabar Rusak Parah
Bandung, Obsessionnews - Prihatin dengan keadaan alam Jawa Barat yang semakin rusak, terlebih 10 tahun terakhir Pemerhati lingkungan yang juga mantan anggota DPRD jabar Eka Santosa akan mendeklarasikan Gerakan jabar Hejo (hijau.red). Menurut Eka, Senin (23/11) deklarasi Jabar Hejo secara resmi digelar Rabu lusa (25/11) bertempat di Ekowisata Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung bersama sejumlah pemerhati lingkungan, seperti Walhi, Dewan Pemerhati Lingkungan Tatar Sunda, tokoh jabar Solihin GP dan sejumlah elemen lainnya. Menurut Eka dengan adanya deklarasi tersebut diharapkan sejumlah mafia perusak lingkungan di Jabar akan sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan hidup di Jawa Barat. "Coba saja kita perhatikan sungai Citarum, seharusnya kita malu dengan julukan sungai terkotor didunia, karena limbah pabrik kotoran ternak dan limbah rumah tangga semua masuk ke sungai Citarum tidak ada yang peduli, baik masyarakat maupun pejabatnya," ucapnya. Selain itu penambangan liar, sehingga banyak menimbulkan bencana dan lain-lain. Terlebih, menurut Eka menjelang musim hujan yang sebentar lagi akan datang, sebaiknya berbagai kalangan sudah mempersiapkannya, baik perbaikan sungai, pengontrolan pohon yang sudah lapuk serta tindakan lainnya saat bencana tiba tidak memakan korban jiwa dan selalu ada antisipasi. Gerakan tersebut sudah digelorakan di berbagai pertemuan seperti Hari Sabtu lalu (21/11) sejumlah pengurus OSIS SMA 1 Bandung periode 2014-2015 yang tengah mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS di Alam Santosa juga mendapatkan pembekalan tentang pentingnya memelihara alam Jabar. Menurut seorang siswi yang juga panitia LDK Desita mengaku merasa tersentuh untuk dapat bergabung dengan gerakan Jabar Hejo karena ingin ada perubahan di Jabar terutama lingkungan hidup yang saat ini rusak. “Sebagai generasi muda kami mendukung pencanangan Gerakan Hejo ini, sehingga kami juga dapat mengikuti gerakan ini," ucapnya. Hal senada juga disampaikan Kepala SMAN l Bandung Cucu Saputra, didampingi para guru SMAN 1 Nanang dan Dhani Ahdiatna mengaku antusias seperti para anak didiknya. ”Harapannya, gerakan ini tak sekedar gebrakan biasa, tapi harus timbul semangat dan nilai baru mengatasi rusaknya kondisi hutan, sungai, pesisir, dan amburadulnya tata lingkungan di Jabar," tutur Cucu. Sebelumnya pencanangan Gerakan Hejo ini, Eka sampaikan saat Deklarasi Pemuda Padjadjaran 2015 (kamis, 19/11/2015) di Unpad training Center Jl. Dago no 4 Bandung. Eka bersama Tjetje Hidajat Padmadinata dan tokoh Jabar lainnya dihadapan ratusan mahasiswa Pascasarjana FISIP Unpad mengemukakan secara rinci kedaruratan Jawa Barat dari segi lingkungan. " Tak perlu menunggu lagi, kita sudah dihadapkan pada kondisi darurat lingkungan, mana tanggung jawab kita sebagai generasi yang pernah berkiprah di jabar, Jangan kita wariskan lingkungan yg rusak bagi generasi penerus," kata Eka. (Dudy Supriyadi)