IHSG Diperkirakan Bergerak di Kisaran 4490 Hingga 4530

Jakarta, Obsessionnews - Seiring turunnya resiko pasar global dan kawasan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan kemarin berhasil rebound terbatas. IHSG berhasil tutup di 4518,940 menguat 21,030 poin (0,5%) dengan dukungan aksi beli atas sejumlah saham sektoral terutama saham big caps yang bergerak di sektor perbankan, infrastruktur, dan tambang. Penguatan IHSG kemarin terutama dipicu penguatan di pasar saham emerging market merespon hasil The Fed Minutes yang memberikan sinyal kenaikan tingkat bunga Fed Fund Rates (FFR) akhir tahun ini bersifat gradual dan perekonomian AS akan mampu menghadapi kenaikan tersebut. Sedangkan Bank sentral Jepang (BoJ) kemarin kembali menegaskan akan melanjutkan program stimulusnya. Selain faktor tersebut, rebound harga komoditas kemarin turut mendorong penguatan kembali harga saham tambang. Sementara tadi malam pasar global bergerak bervariasi. Indeks Eurostoxx di kawasan Euro menguat 0,50% di 3448,93. Sedangkan di Wall Street, pasar bergerak konsolidasi dan indeks saham utama tutup koreksi tipis. Indeks DJIA dan S&P masing-masing koreksi 0,02% dan 0,11% di 17732,75 dan 2081,24. Koreksi terutama dipicu saham-saham sektor kesehatan menyusul sejumlah isu korporasi. Melanjutkan perdagangan di akhir pekan ini, pengamat pasar modal David Setyanto memprediksi pasar masih akan bergerak dalam rentang terbatas dan penguatan indeks akan dibayangi aksi ambil untung. IHSG diperkirakan bergerak bervariasi di kisaran 4490 hingga 4530 rawan koreksi. Berikut saham pilihan hari ini, Jumat (20/11) antara lain, PGAS 2950-3150 TB, SL 2800 JSMR 5000-5200 TB, SL 4850 ADHI 2225-2325 TB, SL 2150 BBNI 5100-5300 TB, SL 4750 BDMN 2850-3000 Buy, SL 2790 INDF 5500-5800 SoS, SL 5250 AALI 18000-19000 TB, SL 17900 AKRA 6000-6200 SoS, SL 5800 SMRA 1445-1520 TB, SL 1400 ANTM 360-400 TB, SL 345. (Mahbub Junaidi)





























