Tenggelamnya Kapal Wihan Jadi Sorotan

Jakarta, Obsessionnews - Tenggelamnya kapal feri KM Wihan Sejahtera yang terjadi di teluk Lamong Surabaya pada Senin (16/11) sekitar pukul 09:30 WIB, menyisakan beberapa pertanyaan, terutama penyebab utama terjadinya inseden tersebut. "Dari beberapa pemberitaan media massa yang saya pantau, diberitakan bahwa kapal KM Wihan Sejahtera mengalami kemiringan 30 derajat ke arah kiri dan kemudian tenggelam. Kemiringan tersebut diduga kuat dari terbaliknya salah satu muatan yang ada di dalam kapal," tandas Wakil Direktur Maritime Research Institute (Marin Nusantara) Efraim Rampon ST, Rabu (18/11/2015). Dari laporan tersebut, kata Efrain, tim Marin Nusantara mencoba melakukan analisis penyebab terjadinya insiden tersebut ialah: 1. Tidak tepatnya manajemen pengaturan muatan antara sisi kiri dan kanan kapal sehingga mengganggu stabilitas kapal 2. Data berat kendaraan beserta muatannya di kapal, diduga tidak dimiliki oleh ABK kapal. 3. Spesifikasi kapal yang hanya mempunyai satu mesin induk, tidak sesuai dengan Permenhub No.80 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan angkutan peyebrangan, pada pasal 1 ayat 3a yang mengharuskan kapal penyeberangan memiliki minimal dua mesin induk 4. Tidak telitinya petugas otoritas pelabuhan untuk mengijinkan kapal lepas sandar, apabila kelebihan muatan pada kapal. "Seharusnya Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan mengadakan kembali pemeriksaan kelayakan kapal-kapal penyeberangan yang melayani perairan Indonesia (tol laut) sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga dapat mengurangi kecelakaan kapal yang terjadi," tegas Efrain. (Red)





























