Transkip Percakapan SN Bocor, Fahri Tak Mau Tuduh MKD

Jakarta, Obsessionnews - Proses penyelidikan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) belum berlangsung. Namun, surat transkipan pembicaraan antara Ketua DPR Setya Novanto dengan Pimpinan PT Freeport dengan salah seorang pengusaha sudah bocor ke publik dan beredar di kalangan wartawan. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mempertanyakan mengapa transkipan itu bisa bocor ke publik. Ia tidak yakin MKD adalah pihak yang membocorkan. Sebab, MKD sendiri masih memerlukan data tersebut untuk proses verifikasi dan kelengkapan laporan. "Jangan nuduh MKD dulu yang membocorkan. Saya curiga ini bukan MKD, sebenarnya kasus ini kan, tidak ada konten hukumnya, ini hanya opini saja kan," ujar Fahri di DPR, Selasa (17/11/2015). Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengaku sudah bertanya kepada Setya Novanto mengenai rekaman tersebut. Namun kata dia, Setya membantah rekaman yang beredar itu adalah dirinya. Karenanya ia mempertanyakan, siapa pihak yang telah melakukan perekaman tersebut. "Saya juga tidak tahu apa Sudirman Said (Menteri ESDM) yang merekam. Lalu diumumkan ke publik," terangnya. Lebih jauh Fahri menegaskan, transkipan yang beredar itu tidak bisa dijadikan dasar hukum yang kuat untuk menghukum Setya Novanto. Ia sendiri tidak berani menyimpulkan Setya bersalah sebelum ada mendengar langsung isi rekaman Setya dengan pimpinan Freeport. "Transkipan tidak bisa dijadikan dasar, saya perlu mendengar rekamannya langsung," jelasnya (Albar)





























