Hari Angklung Dunia Ke-5 Tampilkan 'Pasanggiri'

Hari Angklung Dunia Ke-5 Tampilkan 'Pasanggiri'
Bandung, Obsessionnews - Menyambut peringatan Hari Angklung Dunia ke-5 yang jatuh pada 16 November 2015, Yayasan Saung Angklung Udjo bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat dan Direktorat Kesenian Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menggelar festival 'Pasanggiri Angklung Jawa Barat'. Demikian ditegaskan Ketua penyelenggara pasanggiri angklung Dudi Darmabakti didampingi perwakilan Saung Angklung mang Udjo dan Kasi Kesenian Tradisional Disbudpar Jawa Barat, Wahyu Rohe di kampus UPI Bandung, Senin (16/11). Festival ini bermaksud  mengapresiasi generasi muda yang melestarikan angklung. Festival ini berbeda dengan festival angklung lainnya, yakni dalam festival angklung ini mengangkat kearifan lokal yang ada di setiap daerah peserta dan meningkatkan kreativitas dalam bermain angklung sehingga terkemas menarik, sehingga dapat meningkatkan motivasi generasi muda untuk melestarikan angklung. "Adapun visi dan misi dari kegiatan ini pasanggiri angklung sebagai bagian dari program pembentukan karakter generasi muda secara nasional dalam rangka implementasi pesan UNESCO 2010," ujar Dudi. Ia menambahkan, selain itu merupakan salahsatu implementasi dari pesan UNESCO 2010 tentang Angklung sebagai warisan budaya dunia yang harus dilestarikan Bangsa dan Negara Indonesia melalui regenerasi nilai secara berkesinambungan, selain itu membangun kepedulian dari segenap  stake holder  pembangunan secara sinergis, mulai dari tingkat kementerian, provinsi hingga daerah agar secara bersama-sama membangunkan kembali eksistensi dan peran angklung sebagai alat pendidikan Nasional sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 082/1968. pasanggiri angklung Dudi juga mengatakan dengan kegiatan tersebut akan terbangun kesadaran dan kebutuhan di kalangan generasi muda terhadap pelestarian seni musik Angklung sesuai dengan perkembangan kekinian pola pikir dan hasrat generasi muda sehingga terjalin komunikasi budaya angklung secara berkesinambungan. Ditambahkannya akan terbangun pemahaman masyarakat provinsi lainnya, bahwa Angklung dalam sudut pandang nilai budaya, bukan hanya milik suku bangsa Sunda atau masyarakat Jawa Barat, melainkan milik segenap suku bangsa dan masyarakat Indonesia. Ia mengatakan tahun 2015 ini merupakan Pasanggiri Angklung Jawa Barat yang ketiga kalinya diselenggarakan, namun pada tahun 2015 ini mengalami perluasan daerah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, Daerah yang terlibat pada Pasanggiri Angklung 2015 sebanyak 20 Kabupaten/Kota. Daerah-daerah tersebut dikelompokkan kembali menjadi 5 wilayah, yaitu : Babak Kualifikasi : Wilayah Priangan Peserta:  Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi Hari/Tanggal: Senin-Selasa, 16-17 Nopember 2015 Waktu: 09.00 - selesai Tempat: Gedung Amphitheater, Universitas Pendidikan Indonesia Jalan Dr. Setiabudi No. 229 Bandung Wilayah 3 Peserta:  Kota Cirebon, Kab. Indramayu, Kab. Majalengka, Kab. Sumedang Hari/Tanggal: Kamis, 19 Nopember 2015 Waktu: 09.00 – selesai Tempat: Gedung Kesenian Nyimas Rara Santang Jalan Brigjend. Darsono By Pass, Kota Cirebon. (Dudy Supriyadi)