Diungkap, Anggota DPR Minta Saham 49% dari Freeport

Jakarta, Obsessionnews - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Sahid mengungkapkan, politisi Senayan yang berani mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, disebut telah meminta saham kepada PT Freeport sebesar 49 persen. "Yang diminta 49 persen sahamnya," ujar Sudirman Said di DPR, Senin (16/11/2015). Selain meminta saham 49 persen, Sudirman mengatakan, politisi Senayan itu juga meminta Freeport bersedia menjadi investor dalam proyek pembangkit listrik terbesar di Timika Papua dengan nilai investasinya 51 persen. "Kemudian yang diminta agar Freeport membeli tenaga listiknya," tuturnya. Sudirman mengaku mendapat laporan ini dari pimpinan PT Freeport. Ia bisa bercaya dengan laporan tersebut berdasarkan data yang sudah ia terima. Selain itu, pihaknya sudah sudah kerap melakukan monitoring dan pengawasan terhadap gerak-gerik Freeport. "Interaksi di luar Freepot kan saya menangkap, itu kan tidak sendirian. Saya mencermati itu," jelasnya. Meski sudah meyakini adanya dugaan pelanggaran kode etik anggota DPR, Sudirman belum bisa memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke penegak hukum, seperti Kepolisian ataupun Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada praktek suap di dalam kasus itu. "Yang menyimpulkan ada korupsi atau tidak itu penegak hukum. Saya hanya melaporkan pelanggaran etika, dan pelanggaran kepatutan. Tempatnya adalah Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD," tandasnya. (Albar).





























