Wakonjen Cina Sebut Proyek Kereta Cepat Keberhasilan Kedua Negara

Wakonjen Cina Sebut Proyek Kereta Cepat Keberhasilan Kedua Negara
Semarang, Obsessionnews - Kesepakatan pemerintah Republik Rakyat Cina (RRC) dalam proyek kereta super cepat (High Speed Railways) Jakarta-Bandung diakui Wakil Konsul Jenderal (Wakonjen) Cina, Pan Yong Lu sebagai keberhasilan hubungan diplomatik kedua negara. Proyek yang sempat membuat Jepang kecewa tersebut dapat menjadi contoh infrastruktur paling maju di kawasan Asia Tenggara. "Dengan segala ketulusan dan kemampuan, kami serius mewujudkan kereta berkecepatan tinggi dari Jakarta menuju Bandung bersama pemerintah Indonesia," kata Pan Yong Lu saat menyambangi kampus Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Sabtu (14/11/2015). Pemerintah RRC meyakini proyek kereta super cepat ini akan memberikan kemajuan bagi bangsa Indonesia. Bahkan, menurut Pan, apabila proyek kereta cepat berjalan dengan baik nantinya mampu memberi kerjasama saling menguntungkan bagi kedua negara. "Indonesia adalah negara dengan populasi terbesar keempat di dunia jadi kami berharap (kereta api cepat) akan memberikan kemajuan bagi masyarakat," kata dia. Menteri BUMN Rini Soemarno menjelaskan, pihaknya bersama BUMN Tiongkok berencana membangun kereta cepat Jakarta-Bandung. Jakarta, Kamis (13/8). Pemerintah China serius mengembangkan jaringan kereta cepat (High Speed Train/HST) rute Jakarta-Bandung. Kini, China tengah bersaing ketat dengan Jepang untuk dipilih sebagai pengembang kereta cepat. Foto: Edwin B/Obsessionnews Seperti diketahui, pemerintah Indonesia dan Cina memang telah sepakat membangun kerjasama proyek kereta api super cepat Jakarta-Bandung. Meski mendapat banyak penolakan dari banyak pihak, tapi kedua negara tetap merealisasi proyek pada 2017 mendatang. Kunjungan Pan Yong Lu ke Unwahas guna menghadiri Chinese Corner dengan disambut Rektor Unwahas, Noor Ahmad serta Ketua PWNU Jawa Tengah, Abu Hafsin. Secara khusus, Wakonjen menyebut Semarang punya hubungan sejarah panjang dengan bangsa China. Dia menerawang kembali rekam jejak bangsa Cina di tanah Jawa yang pernah disinggahi armada Laksamana Cheng Ho 610 tahun silam. "Maka tak ada salahnya pula kami atas nama negara datang ke sini untuk mengajak para mahasiswa belajar ke negeri kami," tandasnya. (Yusuf IH)