Ridwan Kamil Targetkan Bandung Jadi Kota Juara

Bandung, Obsessionnews – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menitipkan pesan kepada peserta Bimbingan Teknik Unit Layanan Pengadaan (Bimtek ULP) bahwa salah satu keberhasilan percepatan pembangunan diantaranya adalah jika uang rakyat dapat kembali kepada rakyat dalam wujud pembangunan. Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, untuk percepatan pembangunan hasil akhir selalu tidak seperti yang diharapakan. Selain itu, juga masalah-masalah pekerjaan selalu terlambat. “Saya kira di Bandung harus melahirkan budaya inovasi dan etos kerja juara. Itu yang namanya Bandung juara dan bisa jadi do'a,” tutur Kang Emil melepas peserta Bimtek ULP di halaman parkir Balaikota Bandung, Jumat (13/11/2015).
Lebih lanjut, Emil menegaskan, proses lelang bisa dilakukan dan dimulai di tahun ini, sehingga pekerjaan dapat dimulai di bulan Januari atau Februari 2016. Ia mengatakan untuk tahun depan, menjadi tahun perubahan dan inovasi. “Janji kami tahun 2016 adalah tahun perubahan dan inovasi. Jadi, semua yang ‘keren-keren’ dapat terlihat di tahun tersebut,” ungkapnya. Emil menambahkan, untuk menumbuhkan rasa semangat inovasi itu, tutur dia, para peserta mudah-mudahan bisa memberikan gagasan. Ia pun berharap para peserta lebih mempererat persaudaraan serta banyak gagasan baru yang lahir. Menurutnya, ukuran prestasi diukur seberapa banyak lelang selesai dan pekerjaan bisa dimulai di awal tahun. “Mudah-mudahan dengan begitu roda pembangunan bisa berjalan dengan cepat,”pungkasnya. (Dudy Supriyadi)
Lebih lanjut, Emil menegaskan, proses lelang bisa dilakukan dan dimulai di tahun ini, sehingga pekerjaan dapat dimulai di bulan Januari atau Februari 2016. Ia mengatakan untuk tahun depan, menjadi tahun perubahan dan inovasi. “Janji kami tahun 2016 adalah tahun perubahan dan inovasi. Jadi, semua yang ‘keren-keren’ dapat terlihat di tahun tersebut,” ungkapnya. Emil menambahkan, untuk menumbuhkan rasa semangat inovasi itu, tutur dia, para peserta mudah-mudahan bisa memberikan gagasan. Ia pun berharap para peserta lebih mempererat persaudaraan serta banyak gagasan baru yang lahir. Menurutnya, ukuran prestasi diukur seberapa banyak lelang selesai dan pekerjaan bisa dimulai di awal tahun. “Mudah-mudahan dengan begitu roda pembangunan bisa berjalan dengan cepat,”pungkasnya. (Dudy Supriyadi) 




























