Dampak El Nino, Pemerintah Siapkan Cadangan Beras

Dampak El Nino, Pemerintah Siapkan Cadangan Beras
Jakarta, Obsessionnews - Kekeringan di sejumlah daerah memberi dampak pada menurunnya produk beras. Pemerintah mulai memikirkan opsi cadangan untuk menyiapkan kebutuhan dalam negeri. "Jadi ilustrasinya gini, ini cadangan beras nasional kalau yang namanya cadangan ibarat pemain sepak bola kalau pemain utama gak cedera kan gak diturunin," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (13/11/2015). Amran mengatakan saat ini cadangan beras yang ada di gudang penyimpanan bulog mencapai 1,4 juta ton. Bila cadangan tersebut tidak mencukupi kebutuhan dalam negeri, maka masyarakat tak perlu khawatir karena pemerintah tengah upayakan impor dari beberapa negara. "Enggak belum, baru berproses," kata Amran ketika ditanya kepastian impor mulai dilakukan. Amran menuturkan apabila tidak terjadi el nino, produksi beras pasti akan meningkat. Karena itu el nino dianggap merupakan masalah terbesar yang bisa menghambat swasembada beras. "El nino ini sasalah terbesar itu intensitasnya 2,35 persen sampai hari ini kemudian kita tahu taun 1998 intensitasnya 1,9 persen kenaikan. Ini sesuai BMKG ini tertinggi," terang dia. Untuk diketahui, pada tahun 1998 data impor Indonesia mencapai 7,1 juta ton. Jumlah penduduk saat itu 202 juta orang. Sedangkan, 2015 jumlahnya bertambah menjadi 252 juta orang. "Alhamdulillah berkat kerjasama kita semua sehingga ini satu tahun pemerintahan gak ada impor tapi khawatir dengan dampak el nino sehingga ada opsi cadangan," tegasnya. (Has)