SMPN 27 Padang Langganan Banjir

Padang, Obsessionnews - Banjir yang merendam SMP Negeri 27 Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sudah rutin terjadi, terutama pada saat hujan turun dengan intensitas tinggi. "Banjir di sekolah ini, tidak hanya sekali ini. Sudah sering dan menjadi langganan banjir apabila hujan turun lebat," ujar Kepala SMP Negeri 27 Padang, Zulhasmi kepada obsessionnews.com, Kamis (12/11). Zulhasmi mengatakan, apabila hujan turun dengan intensitas tinggi lebih dari dua jam, terutama di bagian hulu sungai, sekolah tersebut sudah menjadi langganan banjir. Sekolah sering banjir, karena luapan air dari aliran Air Pacah akibat tidak bisa menampung air saat hujan turun. Kondisi seperti itu baru bisa teratasi, apabila proyek pengendalian banjir Maransi selesai. "Kita tidak tahu ya, kapan proyek itu selesai," ujar Zulhasman.
Banjir yang menyebabkan aktivitas siswa SMP Negeri 27 terganggu adalah salah satu kejadian banjir yang terjadi di Padang pada Kamis. Jalur Bypass, tepatnya depan Kantor Walikota Padang terendam banjir. Banjir setinggi pinggang orang dewasa yang terjadi Kamis (11/11) malam, menyebabkan akses transportasi terganggu. Bahkan kendaraan roda dua terjebak sehingga mesin mati mendadak. Lokasi lain di Kota Padang yang banjir, terdapat kawasan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan dan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung. Selain banjir longsor juga terjadi di ruas jalan Padang-Solok, sehingga arus lalu lintas terputus. (Musthafa Ritonga)
Banjir yang menyebabkan aktivitas siswa SMP Negeri 27 terganggu adalah salah satu kejadian banjir yang terjadi di Padang pada Kamis. Jalur Bypass, tepatnya depan Kantor Walikota Padang terendam banjir. Banjir setinggi pinggang orang dewasa yang terjadi Kamis (11/11) malam, menyebabkan akses transportasi terganggu. Bahkan kendaraan roda dua terjebak sehingga mesin mati mendadak. Lokasi lain di Kota Padang yang banjir, terdapat kawasan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan dan Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung. Selain banjir longsor juga terjadi di ruas jalan Padang-Solok, sehingga arus lalu lintas terputus. (Musthafa Ritonga) 




























