7000 TNI Diterjunkan Amankan Pilkada di Sumatera I

7000 TNI Diterjunkan Amankan Pilkada di Sumatera I
Padang, Obsessionnews - Sebanyak 7.000 personil jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah Komando Daerah Militer (Kodam) I/Bukit Barisan (BB) disiagakan untuk mengamankan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang digelar 9 Desember 2015. TNI disiagakan untuk membantu kepolisian dalam pengamanan pilkada. Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) I Bukit Barisan, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI, Widagdo Hendro Sukoco mengatakan, kekuatan TNI yang diturunkan membantu Polri mengamankan pilkada, bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan. "Daerah-daerah tertentu kekuatan kita tambah sesuai dengan kondisi daerah," ujar Widagdo Hendro usai acara pisah sambut Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja di Markas Komando Resort Militer (Makorem) 032/Wirabraja di Jalan Sudirman Kota Padang, Senin (9/11). [caption id="attachment_72610" align="aligncenter" width="640"]Pisah sambut Danrem 032 Pisah sambut Danrem 032[/caption] Wilayah Komando Kewilayahan Pertahanan Kodam I/BB yang meliputi provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau, personil TNI juga dilibatkan untuk mendistribusikan logistik terutama ke daerah-daerah tersulit, seperti kepulauan. "Kita akan libatkan personil TNI untuk mendistribusikan logistik ke kepulauan. Kita kan ada juga armada yang bisa digunakan untuk mendistribusikan logistik, seperti ke Nias, Mentawai dan Kepulauan Riau," ujar Widagdo. Acara pisah sambut Danrem 032/Wirabraja dari Danrem sebelumnya Brigjen Widagdo Hendro Sukoco kepada Danrem 032/ Wirabraja yang baru Kolonel Infanteri (Inf) Bhakti Agus F. Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Widagdo Hendro Sukoco menduduki jabatan baru sebagai Kasdam I/BB. Sedangkan Kolonel Inf Bhakti Agus F sebelumnya menjabat sebagai Danrem 074/Warastratama di Solo Jawa Tengah. Serahterima Danrem 032/Wirabraja dilakukan Pangdam I/Bukit Barisan Mayor Jenderal (Mayjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Lodewyk Pusung pada Kamis (5/11). (Musthafa Ritonga)