Inilah Peran Dukun di Pemilu Myanmar

Jakarta, Obsessionnews – Penduduk Burma atau yang lebih dikenal Myanmar, memang tak bisa memisahkan diri dari hal-hal berbau klenik. Dari rakyat jelata, pengusaha kaya, petinggi militer atau bahkan pemegang tampuk kekuasaan di negeri itu selalu menyandarkan nasibnya pada ramalan para dukun. Pada pemilihan umum yang digelar hari ini, Minggu (8/11) dan disebut-sebut paling demokratis, peran dukun juga tak bisa dipisahkan. Memang, sulit juga meramal hasil pemilu Burma tahun ini. Sebab taring Presiden Thein Sein yang bekas petinggi militer dan diklaim sebagai pemimpin transisi dari militer ke sipil, masih tajam. Biar begitu, sosok Suu Kyi juga tak bisa diremehkan. Sejak menjelang pemilu digelar, juru ramal atau dukun tak pernah sepi order. Mereka, dianggap satu-satunya yang mampu memberi keyakinan kepada para politisi dalam memperkirakan masa depan. Meski dijegal aturan yang menyebutkan kalau seseorang tak bisa menjadi Presiden jika menikahi warga asing, ahli ramal San Zar Ni Bo punya keyakinan sendiri. Dia meramalkan kalau Suu bakal menjadi Presiden Myanmar pasca pemilu kali ini. Ramalan San didasari hari kelahiran Suu yang terjadi pada 19 Juni 1945 dan berbintang Gemini. Dia bilang, zodiak tersebut merupakan tanda lahir para raja dan Gemini punya kaitan erat dengan Myanmar. Bahkan, San bilang kalau bintang ini bakal makin terang di tahun 2016 nanti. “Dia seorang Gemini. Dan tahun 2016 nanti adalah tahun di mana Suuu akan menjadi pemimpin pemerintahan,” kata san Zar seperti dilansir Myanmar Times. Bersebrangan dengan San, ramalan Aung Myin Kyaw justru mengatakan kalau Partai Pembangunan dan Persatuan Solidaritas yang saat ini berkuasa bakal kembali memegang kekuasaan. Pada 2012 lalu, Myin sempat meramalkan kalau Barack Obama bakal terpilih lagi menjadi Presiden Amerika Serikat. Dan ini terbukti kebenarannya. Myin bilang, dia meramal tak hanya berdasar astrologi, tapi juga didasari pemahaman politik serta posisi bintang di langit.(Mahbub Junaidi)





























