Inilah Pemenang Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2015

Sambas, Obsessionnews - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI setiap tahun menggelar pemilihan pemuda pelopor yang berprestasi di bidang yang mereka kembangkan daerah. Dalam pemilihan pemuda pelopor tingkat nasional 2015 berlangsung pada 19 - 22 Oktober 2015 di Hotel D'Arcici, Jakarta, diikuti 52 peserta dari 28 provinsi se-Indonesia, para finalis memaparkan semua hasil inovasi kreatifnya di hadapan dewan juri. [caption id="attachment_72340" align="aligncenter" width="640"]
tahap seleksi pemuda pelopor oleh kemenpora di jakarta[/caption] Deputi Pengembangan Kepemudaan Kemenpora, Syakhyan Asmara, mengatakan pemilihan pemuda pelopor bertujuan untuk menginspirasi para pemuda dalam membangun daerahnya agar bermanfaat bagi masyarakat. “Sebanyak 62 juta pemuda yang ada di Indonesia. Jika seandainya saja setiap pemuda melakukan hal yang pemuda pelopor lakukan, maka Indonesia akan bangkit dari permasalahan,” katanya. “Jika Indonesia ingin maju, idealnya pemuda pelopor harus mencapai dua persen dalam hal enterpreneurship. Ini menjadi kemandirian bangsa. Dengan demikian pemuda kita banyak yang sudah produktif sehingga tidak lagi berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil,” tandas Sahkyan. [caption id="attachment_72341" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Sementara itu, Direktur Semayong Institute, Jepriadi mengatakan, Provinsi Kalimantan Barat mengutus wakil terbaiknya pada pemilihan pemuda pelopor tersebut, dengan menempatkan 3 bidang kepeloporan yakni pendidikan, sosial budaya Pariwisata dan bela negara serta pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. [caption id="attachment_72344" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Jepriadi berhasil menerima penghargaan pemuda pelopor dengan predikat Juara Harapan 1 pada bidang pendidikan Rumah Baca di Desa Sungai Kumpai Kabupaten Sambas. Pada penganugerahan pemuda pelopor tingkat nasional Kemenpora Republik Indonesia di Tanjung Pinang Kepulauan Riau pada 27-29 Oktober 2015. “Penghargaan ini semoga memberi mamfaat dan kontribusi yang selalu berkembang untuk generasi cemerlang di kabupaten Sambas. Adanya rumah baca yang di prakarsai Semayong Institute, bisa membawa efek postif bagi pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Sambas,” paparnya kepada obsessionnews.com. Minggu (8/11/2015). [caption id="attachment_72345" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Di rumah baca Semayong Institute, anak-anak diajarkan dan dibimbing untuk giat belajar dan berprestasi di kelas dan luar kelas. Anak-anak diajarkan bagaimana memmbaca dan mengeja dengan baik. Selain itu, di rumah baca ini mereka bisa memilih minat dan menyalurkan bakat mereka nantinya melaui referensi yang tersedia. “Penghargaan ini membuktikan bahwa pemuda desa mampu bersaing di tingkat nasional, dan setiap pemuda dimanapun berada harus memberikan dampak positif menginspirasi dengan keteladanan karena di daerah atau kampung sedikit orang yang mau bergerak dan kepedulian mereka kita gugah lewat aktifitas yang membangun harapan pemuda desa,” jelasnya. [caption id="attachment_72339" align="aligncenter" width="640"]
Anak-anak sedang mengunjungi rumah baca semayong institute[/caption] Ia pun berharap, semoga di Kabupaten Sambas bermunculan banyak komunitas kreatif produktif, tentunya dalam rangka untuk memberikan manfaat bagi sesama dan gerakan tersebut datang dan di mulai dari Desa, membangun Indonesia dari Desa. Berikut peraih peringkat Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2015 Bidang Pendidikan 1. Lia Andarini Grasia (Yogyakarta) terbaik I 2. Moh. Aripin (Kalsel) terbaik II 3. Sapto P Gunawan (Jateng) terbaik III 4. Jepriadi (Kalbar) harapan I 5. Rais Hajat (Sulsel) harapan II 6. Deni Suherman (Sumbar) harapan III Bidang Sosial Budaya, Pariwisata & Bela Negara 1. Dani Ferdian (Jabar) terbaik I 2. Putu Gede Asnawa (Bali) terbaik II 3. Dwi Puspa Ningrum (Jateng) terbaik III 4. Dwi Rifki Safitri (Kalteng) harapan I 5. Grace R Windesi (Papua) harapan II 6. Zainul Arifin (Jateng) harapan III Bidang Pengelolaan SDA & Lingkungan 1. Novizar Hartadi (Kalbar) terbaik I 2. R Ni Novi M (Bali) terbaik II 3. Suhendi (Lampung) terbaik III Bidang Pangan 1. Rahmad Yogi S (Kalbar) terbaik I 2. Azizatul Lutfiah (NTB) terbaik II 3. Dewi Silikhah (Yogyakarta) terbaik III Bidang Teknologi Tepat Guna, Komunikasi & Informasi 1. Gita Adinda Nasution (Sumut) terbaik I 2. Mulyadi (NTB) terbaik II 3. Imam Al Muharram (Jabar) terbaik III 4. Putri Agustia (DKI Jakarta) harapan I 5. Gita Zamandora (Sumsel) harapan III (Saufie)
tahap seleksi pemuda pelopor oleh kemenpora di jakarta[/caption] Deputi Pengembangan Kepemudaan Kemenpora, Syakhyan Asmara, mengatakan pemilihan pemuda pelopor bertujuan untuk menginspirasi para pemuda dalam membangun daerahnya agar bermanfaat bagi masyarakat. “Sebanyak 62 juta pemuda yang ada di Indonesia. Jika seandainya saja setiap pemuda melakukan hal yang pemuda pelopor lakukan, maka Indonesia akan bangkit dari permasalahan,” katanya. “Jika Indonesia ingin maju, idealnya pemuda pelopor harus mencapai dua persen dalam hal enterpreneurship. Ini menjadi kemandirian bangsa. Dengan demikian pemuda kita banyak yang sudah produktif sehingga tidak lagi berpikir untuk menjadi pegawai negeri sipil,” tandas Sahkyan. [caption id="attachment_72341" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Sementara itu, Direktur Semayong Institute, Jepriadi mengatakan, Provinsi Kalimantan Barat mengutus wakil terbaiknya pada pemilihan pemuda pelopor tersebut, dengan menempatkan 3 bidang kepeloporan yakni pendidikan, sosial budaya Pariwisata dan bela negara serta pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. [caption id="attachment_72344" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Jepriadi berhasil menerima penghargaan pemuda pelopor dengan predikat Juara Harapan 1 pada bidang pendidikan Rumah Baca di Desa Sungai Kumpai Kabupaten Sambas. Pada penganugerahan pemuda pelopor tingkat nasional Kemenpora Republik Indonesia di Tanjung Pinang Kepulauan Riau pada 27-29 Oktober 2015. “Penghargaan ini semoga memberi mamfaat dan kontribusi yang selalu berkembang untuk generasi cemerlang di kabupaten Sambas. Adanya rumah baca yang di prakarsai Semayong Institute, bisa membawa efek postif bagi pengembangan dunia pendidikan di Kabupaten Sambas,” paparnya kepada obsessionnews.com. Minggu (8/11/2015). [caption id="attachment_72345" align="aligncenter" width="640"]
Penganugerahan Pemuda Pelopor oleh kemenpora di Tanjung Pinang[/caption] Di rumah baca Semayong Institute, anak-anak diajarkan dan dibimbing untuk giat belajar dan berprestasi di kelas dan luar kelas. Anak-anak diajarkan bagaimana memmbaca dan mengeja dengan baik. Selain itu, di rumah baca ini mereka bisa memilih minat dan menyalurkan bakat mereka nantinya melaui referensi yang tersedia. “Penghargaan ini membuktikan bahwa pemuda desa mampu bersaing di tingkat nasional, dan setiap pemuda dimanapun berada harus memberikan dampak positif menginspirasi dengan keteladanan karena di daerah atau kampung sedikit orang yang mau bergerak dan kepedulian mereka kita gugah lewat aktifitas yang membangun harapan pemuda desa,” jelasnya. [caption id="attachment_72339" align="aligncenter" width="640"]
Anak-anak sedang mengunjungi rumah baca semayong institute[/caption] Ia pun berharap, semoga di Kabupaten Sambas bermunculan banyak komunitas kreatif produktif, tentunya dalam rangka untuk memberikan manfaat bagi sesama dan gerakan tersebut datang dan di mulai dari Desa, membangun Indonesia dari Desa. Berikut peraih peringkat Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2015 Bidang Pendidikan 1. Lia Andarini Grasia (Yogyakarta) terbaik I 2. Moh. Aripin (Kalsel) terbaik II 3. Sapto P Gunawan (Jateng) terbaik III 4. Jepriadi (Kalbar) harapan I 5. Rais Hajat (Sulsel) harapan II 6. Deni Suherman (Sumbar) harapan III Bidang Sosial Budaya, Pariwisata & Bela Negara 1. Dani Ferdian (Jabar) terbaik I 2. Putu Gede Asnawa (Bali) terbaik II 3. Dwi Puspa Ningrum (Jateng) terbaik III 4. Dwi Rifki Safitri (Kalteng) harapan I 5. Grace R Windesi (Papua) harapan II 6. Zainul Arifin (Jateng) harapan III Bidang Pengelolaan SDA & Lingkungan 1. Novizar Hartadi (Kalbar) terbaik I 2. R Ni Novi M (Bali) terbaik II 3. Suhendi (Lampung) terbaik III Bidang Pangan 1. Rahmad Yogi S (Kalbar) terbaik I 2. Azizatul Lutfiah (NTB) terbaik II 3. Dewi Silikhah (Yogyakarta) terbaik III Bidang Teknologi Tepat Guna, Komunikasi & Informasi 1. Gita Adinda Nasution (Sumut) terbaik I 2. Mulyadi (NTB) terbaik II 3. Imam Al Muharram (Jabar) terbaik III 4. Putri Agustia (DKI Jakarta) harapan I 5. Gita Zamandora (Sumsel) harapan III (Saufie) 




























