Pertumbuhan Ekonomi Kwartal III-2015, Turun Jadi 4,92 %

Pertumbuhan Ekonomi Kwartal III-2015, Turun Jadi 4,92 %
Jakarta, Obsessionnews- Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2015 hanya 4,73 persen. Menurun jika dibandingkan kuartal III-2014, 4,92 persen atau 0,19 persen secara year on year (y-o-y). Deputi Neraca dan Analisis Statistik BPS Kecuk Suharyanto mengatakan, jika dibandingkan dengan kuartal II-2015 pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan sebesar 0,06 persen dari sebelumnya sebesar 4,67 persen. Kecuk menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2015 didukung oleh hampir semua lapangan usaha kecuali pertambangan dan penggalian yang mengalami kontraksi sebesar 5,64 persen. Sedangkan untuk pertumbuhan tertinggi dicapai oleh informasi dan komunikasi sebesar 10,83 persen. (baca juga: Paket Kebijakan Ekonomi VI, Tetapkan 8 KEK) "Diikuti jasa keuangan dan asuransi sebesar 10,35 persen dan jasa pendidikan sebesar 8,25 persen," ujar Kecuk, seperti dilansir laman BPS. Selain itu, lanjutnya, struktur PDB Indonesia menurut lapangan usaha atas dasar harga berlaku pada kuartal III-2015 tidak menunjukkan perubahan yang berarti. Struktur perekonomian masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama. "Industri pengolahan sebesar 20,41 persen, pertanian kehutanan perikanan sebesar 14,57 persen, dan perdagangan besar eceran;reparasi mobil-sepeda motor 13,09 persen," ungkap Kecuk. Lebih dari itu, ia menambahkan, jika dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III-2015 (y-o-y), industri pengolahan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 0,92 persen. Lalu diikuti konstruksi sebesar 0,65 persen;informasi dana komunikasi sebesar 0,48 persen;dan pertanian kehutanan perikanan sebesar 0,46 persen. (rez)