Modus Pembakaran Hutan Selalu Berubah

Modus Pembakaran Hutan Selalu Berubah
Jakarta, Obsessionnews - Anggota DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Iza Padri untuk menanyakan perkembangan penyelidikan kepada perusahaan yang telah melakukan aksi pembakaran hutan di wilayah Sumatera. Berdasarkan hasil laporan yang ia terima. Politisi PAN ini mengungkapkan, aksi pembakaran hutan yang dilakukan oleh perusahaan, modusnya selalu berubah-berubah setiap tahun. Untuk tahun ini, perusahaan kelapa sawit diduga menyuruh  orang lain‎ untuk membakar. Namun, perusahaan tidak mengakui perbuatannya. "Ada modus baru di mana ada orang-orang yang sengaja melakukan pembakaran dan selanjutnya menuduh perusahaan tertentu sebagai pihak bertanggung jawab," ujar Saleh, melalui keterangan tertulis, Selasa (3/11/2015). Menurut Saleh, modus ini membuat pihak Kepolisian kesulitan untuk menjerat perusahaan sebagai tersangka. Sebab, mereka justru mengaku sebagai pihak yang dituduh melakukan aksi pembakaran. Sejauh ini baru, tiga perusahaan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. "Namun demikian, Kapolda berjanji untuk menegakkan hukum secara baik sesuai dengan harapan masyarakat dan DPR," tutur Ketua Komisi VIII DPR RI ini. Selain bertemu dengan Kapolda Sumatera Selatan, menurutnya, Komisi VIII DPR juga melakukan pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sumsel. Kegiatan Komisi VIII masih dilanjutkan siang ini dengan melakukan rapat dengan Gubernur Sumatera Selatan. Menurutnya, Komisi VIII DPR akan menanyakan berbagai hal termasuk soal penanganan korban asap, koordinasi penanganan kebakaran hutan, persediaan stok bantuan bencana, perizinan pembukaan lahan, dan persiapan menghadapi musibah banjir yang diperkirakan terjadi dalam satu atau dua bulan ke depan.‎ (Albar)