Ini Upaya Kurangi Susut Hasil Panen Perikanan

Ini Upaya Kurangi Susut Hasil Panen Perikanan
Jakarta, Obsessionnews - Evaluasi terkait susut hasil pasca panen tidak cuma bertujuan mengetahui serta mengoreksi nilai susut yang ada. Ini juga upaya mendapat informasi soal penyebab, pihak terdampak serta strategi untuk mereduksi bahkan menihilkan susut. “Hal yang tak kalah penting adalah untuk mengidentifikasi intervensi apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi atau bahkan mencegah terjadinya susut hasil,” kata Plt. Kepala Balitbang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Nilanto Perbowo pada keterangan tertulisnya. Dia bilang, pentingnya mengetahui susut hasil pasca panen juga dicantumkan dalam FAO Code of Conduct for Responsible Fisheries (CCRF) yang merupakan panduan kebijakan mempromosikan praktek pengurangan susut hasil. Selain itu, Nilanto bilang pemahaman yang baik terhadap persoalan ini bakal sangat membantu dalam menetapkan kebijakan lanjutan. Upaya meningkatkan pemahaman terhadap persoalan ini, dia bilang merupakan kebutuhan mendesak sebab bisa berdampak pada ketahanan pangan serta ekonomi nasional. Melalui rumusan regulasi, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, susut hasil perikanan diukur. Sebab memang perlu dilakukan sebelum menetapkan perencanaan dan pelaksanaan kebijakan demi mencari solusi efektif serta intervesi untuk mengurangi susut, peningkatan infrastruktur, akses, juga layanan pasar.(Mahbub Junaidi) Ikan hasil tangkapan nelayan di Muara Angke, Jakarta, Selasa (7/7). Beberapa alasan melimpahnya pasokan ikan tahun ini tak terlepas dari kebijakan pemerintah memberantas illegal fishing yang sudah lama dibiarkan marak. selama bulan ramadan hingga H+7 lebaran nanti, kebutuhan ikan laut diperkirakan mencapai 1,1 juta ton. Kebutuhan tersebut mampu dicukupi oleh pasokan yang mencapai 1,25 juta ton. Foto: Edwin B/Obsessionnews