Bawaslu: Pendidikan Pemilih Pemula Sangat Penting

Bawaslu: Pendidikan Pemilih Pemula Sangat Penting
Depok, Obsessionnews - Pemilih pemuda adalah orang yang memiliki hak untuk memberikan suara dalam pemilihan umum yang berusia 17 sampai dengan 29 tahun. Batas usia ini merujuk pada umur pemilih yang digunakan lembaga-lembaga survei Internasional. Begitu pula dengan Gerakan Rock the Vote Indonesia merupakan gerakan pendidikan pemilihan yang bersifat internasional. Menurut Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad, pendidikan pemilih pemuda sangat penting. Sebab katanya, Indonesia memiliki sekitar 30 persen adalah pemilih pemula. "Pemilih pemula ini harusnya bisa dibekali tidak hanya pendidikan pemilu dalam artian ikut nyoblos, tetapi dalam artian luas lagi, yaitu berpartisipasi melakukan pengawasan, mengajak masyarakat memilih sesuai dengan apa yang diyakini benar dan terbaik, dan mengajak untuk menghindari politik uang. Saya kira itu potensi pemuda kita mahasiswa pelajar itu sangat strategis sehingga Bawaslu juga merencanakan akan melakukan kerjasama dengan CEPP FISIP UI juga," ungkapnya pada wartawan di Universitas Indonesia (UI), Depok, Minggu (1/11/2015). cobblos-8 Melalui acara puncak Rock the Vote Indonesia ini Mumammad mengatakan juga bahwa fungsi pengawasan tidak bisa optimal kalau hanya diserahkan kepada Panwaslu atau Bawaslu. Tetapi katanya perlu ada pelibatan berbagai stake holder masyarakat sipil, perguruan tinggi, dan mahasiswa. "Jadi kita mengundang pada pihak salah satunya adalah mahasiswa untuk menjadi mitra pemilu dalam mengawasi masalah partsisipatif," pungkasnya. Muhammad juga menghimbau kepada pasangan calon yang akan bertarung dalam pesta demokrasi pimpinan daerah serentak pada 9 Desember nanti agar tetap selalu taat pada aturan yang sudah ditentukan. "Pasangan calon ikutilah kompetisi , beri kepercayaan pada KPU dan Bawaslu mengelola pemilu ini menegakan aturan pasangan calon, ajaklah tim suksesnya untuk bertarung dengan faer supaya hasil pilkada kita diterima masyarakat Indonesia," himbaunya. Sedangkan agenda kegiatan Rock the Vote Indonesia meliputi diskusi kelompok di bawa pohon, election mock, pemutaran film pendek, lomba vidio challenge, lomba Rock the Vote Indonesia's Got Talent serta penandatanganan deklarasi pemilu pemuda. vote1 Adapun beberapa pendukung CEPP UNI-LINK yaitua Universitas Shiah Kuala, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Sriwijaya, Universitas Riau, Universitas Lampung, Univeraitas Taman Siswa Palembang, Universitas Parawijaya, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Diponegoro, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, UIM Suman Kalijaga Yogyakarta, Universitas Muhammadya Malang, Universitas Pasundan, Universitas Udayana, Universitas Muhammadya Ternate, Universitas Ngura Rai, Universitas Nusa Cendana, Universitas Warmadewa, Universitas Mahendradatta, Universitas Panji Sakti, Universitas Pendidikan Ganesha, Universitas Palangkaraya, STKIP-Taman Siswa Bima, Universitas Hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Halu Oleo, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Gorontalo, Universitas Tadulako, Universitas Mulawarman, Universitas Cenderawasih dan lain-lain. (Asma)