Siswa Libur, Majelis Guru Tetap ke Sekolah

Siswa Libur, Majelis Guru Tetap ke Sekolah
Padang, Obsessionnews - Libur peserta didik di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akibat paparan kabut asap, bukan berarti majelis guru ikut libur. Majelis guru tetap datang ke sekolah dan pulang setelah jam kantor selesai. Peserta didik di Kota Padang sudah delapan hari libur, akibat paparan kabut asap. Ditengah suasana libur, mulai pagi, guru-guru sudah harus berangkat ke sekolah. Di sekolah majelis guru menyelesaiakn tugas-tugas harian dan administrasi kantor. Suasana seperti itu salah satunya terlihat di Raudhatul Athfal Ikhlas, Komplek Madrasah Terpadu Gunung Pangilun Padang. Sabtu (31/10) proses kegiatan belajar mengajar di sekolah itu ditiadakan, karena Pemerintah Kota Padang masih meliburkan siswa. "Anak kita boleh libur, tapi kita tetap datang ke sekolah," kata Gusnayeli Raudhatul Athfal Ikhlas, Komplek Madrasah Terpadu Gunung Pangilun Padang. Selama di sekolah, majelis guru mempersiapkan media yang digunakan anak-anak RA, sehingga pada saat sekolah kembali sudah tersedia. "Aktivitas kantor berjalan seperti biasa. Cuma proses belajar mengajar yang diliburkan," ujar Gusnayeli. Peserta didik mulai RA/TK, SD/MI mulai libur terhitung sudah delapan hari sejak Jum'at (23/10) lalu. Sementara, siswa SMP/MTs dan SMA/MA libur sejak hari Kamis (29/10). Sementara itu, kabut asap mulai menipis, setelah hujan turun dalam dua hari belakangan. Seiring menipisnya kabut asapa, kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berdasarkan konsentrasi PM10 semakin membaik. Berdasarkan pantauan Badan Meteoroogi, Klimatologi dan Geofisikan (BMkG), Global Atmosphere Watch (GAW) Koto Tabang, Sabtu (31/10) sekitar pukul 09:00 WIB, kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berdasarkan konsentrasi PM10 berada 43 mikrogram per meter kibuk atau berada pada level baik. Satu jam kemudian, kualitas udara akibat paparan kabut asap semakin baik. Kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berdasarkan konsentrasi PM10 sekitar pukul 10:00 WIB, menunjukkan 39 mikrogram per meter kubik atau berada pada level baik. (Musthafa Ritonga)