Berita Rumah Evakuasi Korban Asap Direkayasa adalah Bohong!

Jakarta, Obsessionnews - Koalisi Masyarakat Sipil Korban Asap di Sumsel mengklarifikasi pemberitaan sejumlah media massa yang menyatakan bahwa posko / Rumah Evakuasi Balita Korban asap yang berada di Jalan Kh.Azhari Lorong Keramat No 124 RT 4 RW 1 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang, direkayasa. Koalisi dengan tegas menyatakan berita tersebut adalah berita Bohong dan menyesatkan. Adapun Rumah Evakuasi Balita 5 Ulu tersebut adalah murni dari insisatif masyarakat sipil dan tidak ada campur tangan pemerintah baik pusat maupun daerah, selain proses pendiriannya telah dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2015, dengan menyewa satu unit rumah kosong tua yang berada di RT 4 RW 1 milik keluarga Cek Gadis yaitu H.Sul, dengan lama sewa selama 6 bulan. "Maka dengan ini kami dari Koalisi Masyarakat Sipil Korban Asap di Sumsel menyatakan dengan tegas berita tersebut adalah berita Bohong dan menyesatkan," ujar Anwar Sadat dari Koalisi Peduli Balita Korban Asap melalui siaran pers, Sabtu (31/10/2015). Presiden Jokowi sempat Rumah Evakuasi Balita Korban asap yang berada di Jalan Kh.Azhari Lorong Keramat No 124 RT 4 RW 1 Kelurahan 5 Ulu Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang. Dari pemberitaan beberapa media massa menyebutkan rumah tersebut baru didirikan pada malam hari sebelum kedatangan Presiden pada Jumat 30 Oktober 2015 kemarin. Anwar menerangkan bahwa setelah ada kesepakatan sewa menyewa antara Koalisi Masyarakat Peduli Balita Korban Asap dan pihak pemilik rumah, maka team relawan dibantu oleh warga mulai melakukan perbaikan perbaikan terhadap fisik rumah, seperti pembuatan toilet, perbaikan lantai dan jembatan serta penutupan Ventilasi rumah, agar asap yang berada diluar tidak masuk kedalam rumah. Serta memperbaiki Instalasi air yang disalurkan dari rumah ketua RT setempat. Selanjutnya kata dia, karena rumah evakuasi balita yang dibuat harus memiliki standart untuk Balita yang membutuhkan pembersih udara dan Air Conditioner dalam ruangan, maka team relawan melakukan perbaikan dan memeriksa instalasi listrik dengan tujuan agar peralatan listrik dapat dipakai disana. Selain memperbaiki fisik rumah, team relawan juga pada tanggal 26 Oktober 2015 ketika bertemu dengan Kepala Dinas Sosial Propinsi Sumsel yang saat itu berkunjung ke REB Jakabaring, Team Relawan telah menyampaikan secara lisan kepada kepala Dinas Sosial dan rombongan bahwa Posko REB juga berada di Kelurahan 5 Ulu palembang. Setelah seluruh persiapan selesai dan fasilitas REB sudah dilengkapi maka kegiatan di rumah Evakuasi Balita berjalan dengan normal, walaupun sebelumnya relawan sudah bekerja dengan melakukan evakuasi beberapa Balita kerumah sakit dan ke rumah evakuasi di Jakabaring. "Atas Fakta Fakta diatas maka kami dari Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Korban menyatakan dengan tegas berita yang beredar tentang rekayasa Rumah Evakuasi Balita lima ulu diduga rekayasa adalah tidak benar," tegasnya. (Has)





























