Ridwan Kamil dan Ganjar Sabet Tokoh Inspirasional IPRAS 2015

Jakarta, Obsessionnews - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau disapa Kang Emil, meraih penghargaan Tokoh Publik Inspirasional dalam ajang The 4th Public Relation Awards & Summit (IPRAS) 2015 melalui perhelatan Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat Jakarta, yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (27/10/2015). "Saya berprinsip tidak mencari pengahargaan tapi kalau ada saya apresiasi. Imajinasi harusnya melangit tapi kinerja harus membumi. Ini bagian dari infestasi masa depan," ungkap Kang Emil usai menerima penghargaan. Ganjar dan Kang Emil dianggap memiliki inspirasional tentunya dengan kebijakan yang pro rakyat, transparansi anggaran daerah, akses kemudahan pada publik, penciptaan ruang-ruang publik. Tidak hanya itu perhatian terhadap akses pendidikan bagian sejumlah inspiratif pada kedua pemimpin daerah tersebeut. "Mereka kami pilih karena telah memberikan banyak manfaat bagi warga yang dipimpinnya melalui kerja dan karya inspirasional," ujar Ketua Harian Serikat Perusahaan Pers (SPS) Ahmad Djauhar, Selasa (27/10).
Penghargan The 4th Public Relation Awards & Summit (IPRAS) 2015 atau disebut juga kopetisi penghargaan inspirasi, keteladanan, dan kinerja yang berpengaruh terhadap publik, PR Korporasi dan lembaga publik. Kategori tokoh PR Inspirasional diraih oleh N. Nurlaela Arief, Head of Corporate Communication PT. Biofarma (Persero), Murti Utami, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan RI dan Arif Prabowo, Vice President Corporate Communication PT. Telkomsel (Persero) Tbk Sedangkan Kategori Lembaga Publik Inspirasional di raih oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahana Rakyat (PUPR) dan Badan SAR Nasiona (BASARNAS). Serta kategori tokoh publik inspirasional disabet oleh Ridwan Kamil Walikota Bandung, dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah Pemenang Program PR Inspiratif 2015 dalam Kategori korporasi swasta nasional dan multinasional dimenangkan oleh PT Indosat Tbk, Indosat oleh Krisis Meme di Bekasi, PT. Astra Internasional Tbk, Satu Indonesia Awards, dan Total E&P Indonesie, Tepi Ambosador. Kategori Korporasi BUMN/BUMD Pemenangnya diberikan kepada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Yuk Pulang Kampung " Mudik Gratid Bareng BUMN 2015". Pemenang terbaiknya PT. Telkomunikasi Indonesia (Persero) Tbk "BUMN Hadir Untuk Negeri. Sedangkan kategori lembaga pemerintah pusat atau daerah pemenang terbaik disabet oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), "Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK)" pemenangnya Kementerian Kesehatan "Ramah Tamah Menteri Kesehatan dengan Blogger/Nitizen". Sedangkan pemenang The 2an Indonesia Media Research Awards (IMRAS) 2015 kategori yang didedikasikan khusus para akademisi dan penelitian ilmu komunikasi seluruh Indonesia berkarya, menulis dan meneliti tentang tren pola komunikasi media Indonesia. Pemenang IMRAS terdiri 12 pemenang dari 70 peserta full paper mewakili 52 karya naik dari 21 persen dibanding tahun lalu yang terdiri dari kategori media cetak, online, Media Sosial Kategori media cetak juara pertama Turnomo Rahardjo PS Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro memperoleh nilai 83,49 dengan tema Jurnalisme etis media. cetak lokal. Juara dua dalam tema "Tren Migrasi dan Komunikasi Majalah Digital" diraih Iwan Awaludin Yusuf dan Pratiwi Utami masing-masing dari Program studi Ilmu Komunikasi Univesitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Magister Administrasi Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan nilai 82,01. Sedangkan juara tiga, diraih oleh Noval Sufriyanto Talani dari program Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo nilai 81,04 dalam tema "Kartun Editoria: Pola Produksi dan Konsumsi Wacana Media". Sedangkan pemenang Kategori media Online juara satu diraih oleh Adi Wibowo Octavianto, FX Lilik Dwi Mardjianto dan Albertus Magnus Prestianta dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, Serpong (nilai 82,17) dalam judul Praktik Newsroom Terkonvergensi di Indonesia. Sedangkan juara dua diberikan kepada Bambang Sukma Wijaya dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (Nilai 81,82) dalam judul "Etika dan Logika Berita Online : Implikasi Media Branding". Juara tiga dalam judul Konsistensi Perdaya Pria Dewasa Melalui Kemilau Tayangan Motion Picture Majalah Digital Mata Lelaki sebagai Komersial Wanita dalam Balutan Neoliberalisme (Analisis wacana kritis Leeuwen pada Vidio Cover Story dalam online Magazine "MALE" edisi 137 sampai 143) ditulis oleh Rustanto Farady Marta & Herlika Fransisca Wijaya dari program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bunda Mulia, Jakarya (nilai 80,8). Pemenang kategori media sosial, juara satu diperoleh Surti Sunanto & Nadiya Andayani dari Departemen Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia (UI) Depok (Nilai 81,35) dalam judul "Dampak Kecanduan Penggunaan Media Sosial Pasa Hasil Belajar : Studi Eksprimental Atas Pola Perilaku dan dampak Penggunaan Medi Sosial Dalam Kegiatan Perkuliahan di Ruang Kelas". Sedangkan juara dengan nilai 81,25 ditulis oleh Dyama Khazim Setyadi & Bambang Sukma Wijaya, dari program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie Jakarta dalam judul "Redaktur yang Tertukar : Ketika Media Online Menjual Berita Via Media Sosial". Dan Juara tiga diberikan pada Santi Indra Astuti & Zulfebriges dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bandung (UNISBA) dengan nilai 81,2. Pemenang pilihan SPS sendiri masing-masing diberikan pada Lestari Nurhajati & Shinta Galuh dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Al Azhar Indonesia judul tulisan "Perubahan Pola Komunikasi Pembaca Media Cetak Pada Kalangan Generasi Z di Indonesia. Herry Febrian, dalam judul tulisan "Spektrum Interaktivitas Pengguna Facebook oleh Kompas.com untuk Menjaga Interaktifitas Pembaca" dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, Serpong, Tangerang. Serta dari Jurusan Ilmu komunikasi FISIP Universitas Diponegoro Semarang Triyono Lukmantoro dalam judul tulisan "Mengungkap Etika Mengritik di Media Sosial (Analisis Semiotika Terhadap Meme Comics#SaveHajiLulung dalam Prespektif Etika. Sedangkan pemenang IPRAS yang pertama kali diselenggarakan tahun ini (2015) diberikan SPS pusat sebagai penghargaan terhadap praktisi Humas dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang berkinerja unggul dibidangnya. Kategori PPID Kota diberikan kepada Kota Yogyakarta sebagai PPID inspirasional terbaik pertama, terbaik kedua kota Probolinggo, sedangkan terbaik ketiga tidak ada. Kategori PPID kabupaten diberikan pada Kabupaten Blitar sebagai inspirasional terbaik pertama, Kabupaten Klaten terbaik kedua, Kabupaten Kulonoprogo terbaik ketiga. Sedangkan Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan kabupaten Tasikmalaya masing-masing masuk nominee. Kategori Humas Pemerintah Kabupaten diberikan pada Kabupaten Jepara sebagai Humas Inspirasional terbaik pertama, Kabupaten Indragiri Hulu terbaik kedua, dan Kabupaten Bandung terbaik ketiga sedangkan Kabupaten Wonogiri sebagai Nominee. Kategori Humas Pemerintah Kota diberikan pada Kota Yogyakarta sebagai humas inspirasional terbaik pertama, Kota Bengkulu terbaik kedua, dan Kota Bekasi sebagai humas inspirasional terbaik ketiga. (Asma)
Penghargan The 4th Public Relation Awards & Summit (IPRAS) 2015 atau disebut juga kopetisi penghargaan inspirasi, keteladanan, dan kinerja yang berpengaruh terhadap publik, PR Korporasi dan lembaga publik. Kategori tokoh PR Inspirasional diraih oleh N. Nurlaela Arief, Head of Corporate Communication PT. Biofarma (Persero), Murti Utami, Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan RI dan Arif Prabowo, Vice President Corporate Communication PT. Telkomsel (Persero) Tbk Sedangkan Kategori Lembaga Publik Inspirasional di raih oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahana Rakyat (PUPR) dan Badan SAR Nasiona (BASARNAS). Serta kategori tokoh publik inspirasional disabet oleh Ridwan Kamil Walikota Bandung, dan Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah Pemenang Program PR Inspiratif 2015 dalam Kategori korporasi swasta nasional dan multinasional dimenangkan oleh PT Indosat Tbk, Indosat oleh Krisis Meme di Bekasi, PT. Astra Internasional Tbk, Satu Indonesia Awards, dan Total E&P Indonesie, Tepi Ambosador. Kategori Korporasi BUMN/BUMD Pemenangnya diberikan kepada PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Yuk Pulang Kampung " Mudik Gratid Bareng BUMN 2015". Pemenang terbaiknya PT. Telkomunikasi Indonesia (Persero) Tbk "BUMN Hadir Untuk Negeri. Sedangkan kategori lembaga pemerintah pusat atau daerah pemenang terbaik disabet oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), "Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK)" pemenangnya Kementerian Kesehatan "Ramah Tamah Menteri Kesehatan dengan Blogger/Nitizen". Sedangkan pemenang The 2an Indonesia Media Research Awards (IMRAS) 2015 kategori yang didedikasikan khusus para akademisi dan penelitian ilmu komunikasi seluruh Indonesia berkarya, menulis dan meneliti tentang tren pola komunikasi media Indonesia. Pemenang IMRAS terdiri 12 pemenang dari 70 peserta full paper mewakili 52 karya naik dari 21 persen dibanding tahun lalu yang terdiri dari kategori media cetak, online, Media Sosial Kategori media cetak juara pertama Turnomo Rahardjo PS Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro memperoleh nilai 83,49 dengan tema Jurnalisme etis media. cetak lokal. Juara dua dalam tema "Tren Migrasi dan Komunikasi Majalah Digital" diraih Iwan Awaludin Yusuf dan Pratiwi Utami masing-masing dari Program studi Ilmu Komunikasi Univesitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Magister Administrasi Publik FISIPOL Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dengan nilai 82,01. Sedangkan juara tiga, diraih oleh Noval Sufriyanto Talani dari program Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Gorontalo nilai 81,04 dalam tema "Kartun Editoria: Pola Produksi dan Konsumsi Wacana Media". Sedangkan pemenang Kategori media Online juara satu diraih oleh Adi Wibowo Octavianto, FX Lilik Dwi Mardjianto dan Albertus Magnus Prestianta dari Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, Serpong (nilai 82,17) dalam judul Praktik Newsroom Terkonvergensi di Indonesia. Sedangkan juara dua diberikan kepada Bambang Sukma Wijaya dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie (Nilai 81,82) dalam judul "Etika dan Logika Berita Online : Implikasi Media Branding". Juara tiga dalam judul Konsistensi Perdaya Pria Dewasa Melalui Kemilau Tayangan Motion Picture Majalah Digital Mata Lelaki sebagai Komersial Wanita dalam Balutan Neoliberalisme (Analisis wacana kritis Leeuwen pada Vidio Cover Story dalam online Magazine "MALE" edisi 137 sampai 143) ditulis oleh Rustanto Farady Marta & Herlika Fransisca Wijaya dari program studi Ilmu Komunikasi, Universitas Bunda Mulia, Jakarya (nilai 80,8). Pemenang kategori media sosial, juara satu diperoleh Surti Sunanto & Nadiya Andayani dari Departemen Komunikasi, FISIP Universitas Indonesia (UI) Depok (Nilai 81,35) dalam judul "Dampak Kecanduan Penggunaan Media Sosial Pasa Hasil Belajar : Studi Eksprimental Atas Pola Perilaku dan dampak Penggunaan Medi Sosial Dalam Kegiatan Perkuliahan di Ruang Kelas". Sedangkan juara dengan nilai 81,25 ditulis oleh Dyama Khazim Setyadi & Bambang Sukma Wijaya, dari program studi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie Jakarta dalam judul "Redaktur yang Tertukar : Ketika Media Online Menjual Berita Via Media Sosial". Dan Juara tiga diberikan pada Santi Indra Astuti & Zulfebriges dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Bandung (UNISBA) dengan nilai 81,2. Pemenang pilihan SPS sendiri masing-masing diberikan pada Lestari Nurhajati & Shinta Galuh dari Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Al Azhar Indonesia judul tulisan "Perubahan Pola Komunikasi Pembaca Media Cetak Pada Kalangan Generasi Z di Indonesia. Herry Febrian, dalam judul tulisan "Spektrum Interaktivitas Pengguna Facebook oleh Kompas.com untuk Menjaga Interaktifitas Pembaca" dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Multimedia Nusantara, Serpong, Tangerang. Serta dari Jurusan Ilmu komunikasi FISIP Universitas Diponegoro Semarang Triyono Lukmantoro dalam judul tulisan "Mengungkap Etika Mengritik di Media Sosial (Analisis Semiotika Terhadap Meme Comics#SaveHajiLulung dalam Prespektif Etika. Sedangkan pemenang IPRAS yang pertama kali diselenggarakan tahun ini (2015) diberikan SPS pusat sebagai penghargaan terhadap praktisi Humas dan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang berkinerja unggul dibidangnya. Kategori PPID Kota diberikan kepada Kota Yogyakarta sebagai PPID inspirasional terbaik pertama, terbaik kedua kota Probolinggo, sedangkan terbaik ketiga tidak ada. Kategori PPID kabupaten diberikan pada Kabupaten Blitar sebagai inspirasional terbaik pertama, Kabupaten Klaten terbaik kedua, Kabupaten Kulonoprogo terbaik ketiga. Sedangkan Kabupaten Pemalang, Kabupaten Batang, dan kabupaten Tasikmalaya masing-masing masuk nominee. Kategori Humas Pemerintah Kabupaten diberikan pada Kabupaten Jepara sebagai Humas Inspirasional terbaik pertama, Kabupaten Indragiri Hulu terbaik kedua, dan Kabupaten Bandung terbaik ketiga sedangkan Kabupaten Wonogiri sebagai Nominee. Kategori Humas Pemerintah Kota diberikan pada Kota Yogyakarta sebagai humas inspirasional terbaik pertama, Kota Bengkulu terbaik kedua, dan Kota Bekasi sebagai humas inspirasional terbaik ketiga. (Asma) 




























