Pemuda Bangkit Jadi Ujung Tombak Pergerakan

Pemuda Bangkit Jadi Ujung Tombak Pergerakan
Padang, Obsessionnews - Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015 disikapi positif oleh mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Andalas, dengan menggelar diskusi mengevaluasi gerakan kepemudaan dahulu dan kekinian untuk Indonesia ke depan. Gubernur BEM-KM Faperta Unand, Hendra Ekonedi mengatakan, pemuda merupakan ujung tombak pergerakan sebuah negara. Pemuda yang apatis dapat menggambarkan kehidupan negara yang apatis. “Kegiatan ini diadakan untuk mengevaluasi kinerja dan pemikiran pemuda dahulu membandingkan dengan pemuda kekinian, sehingga diketahui solusi kongkrit untuk membangun Indonesia kedepan yang lebih baik," kata Hendra. Sementara itu, Dosen Sejarah Unand, Herry Bachrizal Tanjung mengatakan, semangat juang pemuda dalam masa penjajahan merupakan motor pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia. Semangat yang dibangun pemuda dahulu, harus menjadi spirit pemuda Indosesia sekarang dalam mengisi kemerdekaan Indonesia dengan menjunjung tinggi semangat kepemudaan Sumpah Pemuda tahun 1928. Sedangkan Perwira Pengamanan Wilayah I Korem 032/Wirajaba, Mayor S.H. Tanjung, mengatakan, pergerakan pemuda secara kekinian telah terjadi perubahan sifat perjuangan kepemudaan karena arus globalisasi yang terlalu terbuka. “Pemuda era sekarang malu dengan identitas kebangsaan dan jati dirinya sebagai pemuda Indonesia yang berjuang demi menyuarakan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut terlihat dari penggunaan bahasa, gaya berpakaian, dan pola pikir yang tidak berdasarkan Pancasila.” tegasnya. Diskusi dan sarasehan mahasiswa BEM-KM Faperta Unand bekerjasama dengan Forum Masyarakat Peduli Sumbar. Peserta dari kalangan mahasiswa itu dihadiri sekitar 110 orang. (Musthafa Ritonga)