The Fed Rate Naik Dolar Belum Tentu Menguat

The Fed Rate Naik Dolar Belum Tentu Menguat
Jakarta, Obsessionnews - Apa betul saat The Federal Reserve berencana menaikkan suku bunga lantas mata uang dolar Amerika Serikat (AS) menguat ? Memang, hingga saat ini bank sentral Paman Sam tersebut belum juga mendongkrak suku bunga acuannya. Diprediksi, baru bakal dilakukan tahun 2016 mendatang. Gundy Cahyadi, Ekonom DBS Group Research menilai, ketika The Fed menunda kenaikkan suku bunga acuannya, dolar AS belum tentu menguat. Makanya, perlu juga ditengok peristiwa di masa lalu. Ketika Fed menaikkan suku bunga sebesar 0,5% pada 2004-2006, memang diiringi kenaikan nilai tukar mata uang dolar AS. Tapi saat peristiwa serupa terjadi tahun 1994 silam, dolar AS justru tak bergerak naik. "Ini lebih kepada imbal hasil obligasi pemerintah, juga belum tentu mendongkrak nilai tukar dolar," kata Gundy pada DBS Asian Insights Media Luncheon di Jakarta, Selasa (27/10). Gundy menjelaskan, pergerakan rupiah akan tetap dipengaruhi resiko pasar global. Begitu pula obligasi yang diterbitkan pemerintah. Dan ini, lebih kepada resiko premium yang meningkat. Selanjutnya, dia bilang meski The Fed menunda kenaikan suku bunga, mata uang dolar AS akan tetap dominan di pasar. Belum lagi statement yang dikeluarkan cenderung tetap agresif. Lihat saja, di tahun 2018 nanti kebanyakan anggota FoMC memperkirakan The Fed bakal mendongkrak suku bunga di kisaran 3,75% atau bertambah 100 basis poin. Ini jelas agresif dan menjadikan pasar menduga kenaikan akan terjadi pada Juni 2015. Namun kenyataannya, hingga kini belum juga terjadi. (Mahbub Junaidi)