Hary Tonoe: Kesenjangan Ekonomi dan Sosial Harus Dipersempit

Jakarta, Obsessionnews - Dalam rangka merayakan 87 tahun Sumpah Pemuda, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menyerukan kepada semua elemen termasuk pemuda untuk berkontribusi dan fokus pada perbaikan ekonmoi masyarakat lemah. "Kita ingin masyarakat dengan ekonomi lemah dapat tumbuh lebih cepat. Kesenjangan ekonomi dan sosial harus dipersempit. Hanya dengan itu kesejahteraan bisa diwujudkan dan Indonesia menjadi negara yang maju," paparnya dalam acara Pemuda Perindo yang bertajuk Rembung Pemuda dalam tema Kiprah Pergerakan Pemuda Dalam Membangun Indonesia, di DPP Perindo, Menteng, Jakarta, Selasa (27/10/2015). Hary Tanoe menegaskan, penyelesaian persoalan ekonomi yang harus diprioritaskan saat ini bukan bela negara namun persoalan ekonomi. "Kalau bela negara bikin kegiatan seperti itu kan biayanya mahal. Negara kalau ingin mengerjakan sesuatu itu kan yang prioritas. Menurut saya persoalan yang prioritas saat ini soal ekonomi bagaimana masyrakat yang ketinggalan ini jangan sampai sengsara," ujar dia.. Menurutnya, saat ini mengalami kesenjangan ekonomi dan sosial yang sangat tinggi. Pertumbuhan ekonomi masyarakat menengah ke atas jauh lebih cepat dari masyarakat ekonomi menengah bawah. "Ini bahaya. Saya menghimbau kepada seluruh pemuda supaya tergerakan karena pemuda calon pemimpin. Pergerakan pemuda mestinya fokus pada pembangunan Indonesia yang lebih baik dari berbagia dimensi," serunya.
Sementara Ketua Pemuda Perindo Effendi Syahputra dalam diskusi Rembuk Pemuda ini merupakan bagian konsolidasi pemuda nasional, dalam menyatukan tujuan agar pemuda terlibat lebih banyak dalam pergerakan bangsa. "Rembuk ini juga untuk menunjukan keseriusan pemuda Pelindo dalam mencari alternatif kemajuan bangsa yang dibagun dari pergerakan kepemudaan, tentu untuk berinteraksi diantara sesama organisasi kepemudaan," tuturnya. Ia juga mengatakan kegiatan kepemudaan akan terus digagas oleh Pemuda Perindo secara berkala diseluruh Indonesia, guna menemukan pola-pola pembangunan nasional digerakan oleh generasi muda demi menciptakan pemimpin masa depan bangsa. Dalam rembung pemuda juga ini dihadiri oleh tokoh pengamat Politik CSIS Philips J. Vermonte, Peneliti LIPI Lili Romli, Ketua HMI Arief Rosyid Hasan, Ketua IMM Beni Pramula, Analis Geopolitik Suryo AB, Ketua PMII Aminudin Ma'ruf, Presiden OIC YOUTH Indonesia Tantan Taufik Lubis, Ketua PMKRI Lidya Natalia. (Asma)
Sementara Ketua Pemuda Perindo Effendi Syahputra dalam diskusi Rembuk Pemuda ini merupakan bagian konsolidasi pemuda nasional, dalam menyatukan tujuan agar pemuda terlibat lebih banyak dalam pergerakan bangsa. "Rembuk ini juga untuk menunjukan keseriusan pemuda Pelindo dalam mencari alternatif kemajuan bangsa yang dibagun dari pergerakan kepemudaan, tentu untuk berinteraksi diantara sesama organisasi kepemudaan," tuturnya. Ia juga mengatakan kegiatan kepemudaan akan terus digagas oleh Pemuda Perindo secara berkala diseluruh Indonesia, guna menemukan pola-pola pembangunan nasional digerakan oleh generasi muda demi menciptakan pemimpin masa depan bangsa. Dalam rembung pemuda juga ini dihadiri oleh tokoh pengamat Politik CSIS Philips J. Vermonte, Peneliti LIPI Lili Romli, Ketua HMI Arief Rosyid Hasan, Ketua IMM Beni Pramula, Analis Geopolitik Suryo AB, Ketua PMII Aminudin Ma'ruf, Presiden OIC YOUTH Indonesia Tantan Taufik Lubis, Ketua PMKRI Lidya Natalia. (Asma) 




























