Infrastruktur Selesai Rakyat Untung

Infrastruktur Selesai Rakyat Untung
Jakarta, Obsessionnews - Di negara-negara barat, badan usaha milik negara (BUMN) dianggap sebagai musuh kapitalisme dan ditutup lantaran dinilai tak efisien. Sementara di Asia, pertumbuhan ekonomi justru ditopang BUMN. "Hampir setiap tahun masuk 2 sampai 10 perusahaan Asia ke kelas bergengsi dan barangkali ini merupakan produk yang baik. BUMN bukan kompetitor kementerian teknis," kata Rhenald Kasali, pendiri Rumah Perubahan dalam paparannya terkait kinerja Kementerian BUMN di Jakarta, Senin (26/10). Maksud bahwa BUMN bukan kompetitor kementerian teknis begini. Misalnya dalam pembangunan bandar udara yang dikerjakan Kementerian Perhubungan namun belum ada kegiatan ekonomi lantaran lalu lintasnya belum bagus. Di situlah kementerian terkait harus masuk. "Dan pemerintah harus masukan investasinya. Karena infrastruktur dibangun yang diuntungkan rakyat bukan kementerian teknis," ujar Rhenald. Rhenald juga mengkritik perilaku tak meneruskan program pembangunan yang sempat terjadi. Dia memberi contoh, proyek monorel yang digagas Sutiyoso saat menjabat Gubernur DKI Jakarta tidak diteruskan Fauzi Bowo. Akibatnya, tiang pancang cuma menjadi pajangan. "Kebanyakan di sini yang lama ditinggalkan bahkan tidak diselesaikan dan bangun yang baru. Proyek monorel di era Sutiyoso misalnya, tidak diteruskan Fauzi Bowo. Sekali lagi, infrastruktur selesai yang diuntungkan adalah rakyat," jelas dia. (Mahbub Junaidi)