Pemkot Padang Evaluasi Liburkan Siswa Akibat Kabut Asap

Pemkot Padang Evaluasi Liburkan Siswa Akibat Kabut Asap
Padang, Obsessionnews - Pemerintah Kota Padang, Sumbar akan mengevaluasi meliburkan siswa akibat paparan kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Padang. Selama dua hari, Jum'at dan Sabtu, siswa mulai dari TK hingga SMA di Kota Padang, diliburkan. Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, meliburkan siswa karena kualitas udara semakin memburuk akibat imbas kabut asap, supaya siswa tidak keluar, untuk menghindari agar mereka tidak terjangkit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA). "Kalau seandainya anak-anak tidak bisa dikendalikan orangtua dan kabut asap meningkat, maka akan saya cabut lagai dan akan ambil kebjiakan baru," ujar Mahyeldi kepada obsessionnews.com, Minggu (25/10). Paparan kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Padang terus menurun. Dalam seminggu terakhir, kualitas udara terus menurun. Bahkan pada hari Kamis (22/10) sempat berada pada level sangat tidak sehat atau konsentrasi PM 10 mencapai 377 mikrogram per meter kubik. Pemerintah Kota Padang segera mengambil langkah dengan meliburkan siswa selama dua hari, mulai TK hingga siswa SLTA. Mahyeldi Ansharullah mengatakan, selain meliburkan siswa dua hari, Pemerintah Kota Padang membagikan 80 ribu masker. "Masker didistribusikan ke puskesman dan sekolah untuk selanjutnya dibagikan kepada masyaralat dan siswa," kata Mahyeldi. Mahyeldi Ansharullah meminta kepada warga untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Apabila hendak keluar rumah supaya memakai masker. "Saya akan terus pantau kondisi kabut asap untuk mengambil langkah terbaik yang akan dilakukan," kata Mahyeldi Ansharullah. (Musthafa Ritonga)