Kubu Agung Ngotot Adakan Munas Bersama

Jakarta, Obsessionnews - Partai Golkar kubu Agung Laksono tetap bersikeras menganggap Partai Golkar hasil Munas Bali yang dipimpin oleh Aburizal Bakrie tidak sah, meski sudah ada putusan dan Mahkamah Agung (MA). Sehingga ia mendorong diadakan Munas bersama. "Putusan MA harus disikapi dengan semangat kebersamaan baik di tingkat pusat sampai daerah sehingga masalah konflik internal cepat selesai dengan menyelenggarakan munas yang demokratis dan sesuai aturan yang berlaku," kata Melki Laka Lena Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Ancil dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2015). Ia meminta, kedua kubu, baik Agung maupun kubu Aburizal membentuk sebuah tim untuk menyelesaikan konflik Golkar agar tidak berlarut-larut. Bahkan ia juga meminta elit Golkar seperti Jusuf Kalla, Akbar Tanjung, dan Siswono Yudohusodo untuk ikut ambil bagian menyelesaikan konflik Golkar. "Kebesaran jiwa Pak Aburizal Bakrie dan Pak Agung Laksono serta semua pendukung dan simpatisannya sangat diharapkan untuk mendukung langkah penyelesaian secara organisasi demi masa depan Partai Golkar dan bangsa Indonesia," ujarnya. Sebelumnya MA membatalkan putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta yang memenangkan Agung Lakonso, untuk kembali kembali ke putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang memenangkan Aburizal Bakrie. Kepengurusan Golkar pun kembali kepada hasil Munas Riau 2009 yang dipimpin Aburizal Bakrie dengan Idrus Marham sebagai sekretaris jenderal. Dalam kepengurusan tersebut, Agung Laksono menjabat sebagai wakil ketua umum. (Albar)





























