Komunikonten Undang KPU, Bahas Suksesi Pilkada

Komunikonten Undang KPU, Bahas Suksesi Pilkada
Jakarta, Obsessionnews - ‎Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik akan menghadiri diskusi publik bertajuk “Peran Media Sosial Dalam Menyukseskan Pikada Serentak Yang Berkualitas dan Damai”, pada Selasa, 27 Oktober 2015, pukul 13.30 WIB, di Universitas Paramadina, Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan oleh  Komunikonten, Institut Media Sosial dan Diplomasi. Selain Husni, ‎narasumber lain yang sudah menyatakan kesiapannya untuk hadir, diantaranya: Marbawi (Direktur Eksekutif INSPIRE), Enda Nasution (Founder Sebangsa.com), Noudhy Valdryno (Digital Strategist).‎ “Sejauh ini semua narasumber siap hadir, semoga tidak ada hal mendesak yang menyebabkan perubahan," kata Hariqo Wibawa Satria, Direktur Eksekutif Komunikonten di Jakarta Minggu (25/10/15). Menurutnya, diskusi pendidikan politik medsos ini penting melihat di era demokrasi virtual sejumlah Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah ramai diwarnai penggunaan Media Sosial (Medsos), baik incumbent maupun kandidat pendatang baru. Berdasarkan data dari  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), sebanyak 26 persen dari 105 calon Kepala Daerah di 58 kabupaten dan kota menggunakan Medsos sebagai sarana kampanye. Dari jumlah itu, sebanyak 57 persen menggunakan Facebook dan 27 persen menggunakan Twitter. Bahkan,  pada sejumlah provinsi yang akan menggelar Pilkada Serentak gelombang kedua (2017), sudah banyak yang memanfaatkan Medsos sebagai sarana pencitraan diri dan kampanye terselubung (sosialisasi). Untuk itu, Rico mengatakan, ‎dampak politik dari Medsos dalam pembentukan opini publik, dan alat gerakan sipil sangat besar dan luas, termasuk dalam memenangkan Pilkada. "Medsos sebagai sarana politik tak terlepas dari jumlah penggunanya yang kian meningkat dari waktu ke waktu," kata Hariqo. Menurut data pada Februari 2014 tahun lalu menyebutkan, pengguna Twitter Indonesia menempati peringkat ketiga 6,5 %) di dunia setelah Amerika Serikat (24,3%) dan Jepang (9,3%) dan untuk pengguna Facebook menempati peringkat kedua dunia (41.777.240 dari total penduduk Indonesia sebanyak 241.452.952). "Fenomena jumlah pengguna Medsos ini sangat besar sehingga Medsos bisa berkontribusi pada keberhasilan politik," tambah Hariqo lagi. Alumnus Pascasarjana Jurusan Diplomasi Unv Paramadina ini‎ menambahkan, di Indonesia banyak sekali penggiat medsos yang terbukti mampu mendorong banyak perubahan. Mereka aktif menyebarkan informasi yang positif untuk kemajuan negeri ini. "Senior-senior kita penggiat medsos, terbukti mampu terus berkawan dan bekerjasama setelah Pilpres 2014, sikap ini patut kita contoh, katanya ini salah satu Pilpres paling seru di dunia," Imbuh Hariqo Wibawa Sementara itu Hafidz Marshal, ketua panitia kegiatan ini mengucapkan terima kasih kepada berbagai komunitas yang siap hadir pada pertemuan selasa depan. Ia berharap kegiatan tersebut mampu mebawa dampak positif untuk kesuksesan Pilkada Serentak 9 Desember mendatang. “Persiapan teknis terus kita matangkan, ini kerja bersama, kolaborasi khas komunitas anak-anak muda, nantinya akan lebih banyak dialog,"  jelasnya. (Albar)