CSIS: 69,1% Publik Tak Puas Kinerja Jokowi-JK di Bidang Ekonomi

Jakarta, Obsessionnews - Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menyebutkan masih banyak publik yang tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-JK di bidang ekonomi dalam setahun menjabat. Sebanyak 69% publik menyatakan tidak puas, dan cuma 30% persen yang puas. Pelemahan ekonomi yang terjadi dalam satu tahun pemerintahan ditengarai sebagai penyebabnya. "Walau sudah ada lima paket kebijakan ekonomi, publik masih menunggu implementasi dan hasilnya," tutur peneliti CSIS Arya Fernandez saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Minggu (25/10/2015). Kepuasan publik paling tinggi ada pada bidang maritim, yakni 59,4%, dan di bidang hukum 51,1% Untuk program strategis, berdasarkan survei ini terlihat sekitar 73,8 persen publik merasa puas dengan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Arya mengatakan, sebanyak 79,7% responden masih percaya Jokowi bisa memperbaiki kinerjanya dalam empat tahun mendatang. Adapun tingkat kepercayaan terhadap JK berada sedikit di bawah Jokowi, yakni di angka 75,2%. "Tingkat kepercayaan yang masih tinggi ini seharusnya dimanfaatkan oleh Jokowi-JK untuk memperbaiki kinerjanya," ujarnya. Survei ini dilakukan pada 14-21 Oktober 2015 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Jumlah responden sebanyak 1.183 orang yang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia. Survei menggunakan multi-stage random sampling, margin of error sebesar plus minus 2,85% pada tingkat kepercayaan 95%. (red/arh)





























