Api Gunung Lawu Hanya Berjarak 50 Meter dari Jalan Raya

Solo, Obsessionnews - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang menyapu kawasan hutan lindung Gunung Lawu kian meresahkan. Pasalnya, api yang menyambar kini semakin mendekati pemukiman warga. Seperti nampak di salah satu spot kebakaran, di Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur. Kobaran api mulai mendekati jalan utama antara Karanganyar, Jawa Tengah dengan Kabupaten Magetan. Pejabat Asisten Perhutani (Asper) Kantor Badan Kesatuan Pemangku Hutan (KBKPH) Lawu Utara, Arif Nurjati menyatakan kebakaran Gunung Lawu sudah mencapai jarak sekitar 50 sampai 100 meter dari jalan raya. "Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan maka petugas kepolisian Magetan telah menutup sementara akses jalan Karanganyar-Magetan," ujarnya, Minggu (25/10/2015).
Sejumlah mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan guna menghentikan laju api yang terus membakar ranting kering di sekitar jalur pendakian Cemoro Sewu. "Semuanya bahu-membahu untuk memadamkan api supaya tidak meluas bahkan masuk ke Cemoro Kandang (Karanganyar)," terangnya. Warga sekitar lokasi pun diminta keluar rumah untuk mengantisipasi jika api mulai membesar. Sebanyak 100 orang yang tediri dari SAR, Anak Gunung Lawu, warga mitra binaan Perhutani, BPBD dan sejumlah relawan terus bekerja memadamkan api. Hingga sekarang, sejumlah mobil pemadam kebakaran masih disiagakan "Kini, petugas dan warga berjaga apabila angin bertiup kencang dan menerbangkan bara sehingga membakar semak lain sekitar lokasi," tandas dia. (Yusuf IH)
Sejumlah mobil pemadam kebakaran telah dikerahkan guna menghentikan laju api yang terus membakar ranting kering di sekitar jalur pendakian Cemoro Sewu. "Semuanya bahu-membahu untuk memadamkan api supaya tidak meluas bahkan masuk ke Cemoro Kandang (Karanganyar)," terangnya. Warga sekitar lokasi pun diminta keluar rumah untuk mengantisipasi jika api mulai membesar. Sebanyak 100 orang yang tediri dari SAR, Anak Gunung Lawu, warga mitra binaan Perhutani, BPBD dan sejumlah relawan terus bekerja memadamkan api. Hingga sekarang, sejumlah mobil pemadam kebakaran masih disiagakan "Kini, petugas dan warga berjaga apabila angin bertiup kencang dan menerbangkan bara sehingga membakar semak lain sekitar lokasi," tandas dia. (Yusuf IH) 




























