Penegak Hukum Jangan Takut Sebut Perusahaan Pembakar Hutan

Jakarta, Obsessionnews - Kasus perusahaan yang terlibat dalam pembakaran hutan dan lahan di Indonesia sampai saat ini masih terus bergulir dan di selidiki oleh Bareskrim. Ketua Institut Hijau Indonesia Chalid Muhammad berharap kepada penegak hukum tidak perlu takut untuk menyebutkan nama perusahaan yang sudah terbukti membakar hutan dan lahan Indonesia. Hal itu terbukti seperti Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang menyebut langsung nama perusahaan ilegal fishing. "Kenapa harus takut? Susi saja menyebut jelas itu perusahaan (ilegal fishing), enggak apa-apa," ujar Chalid di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (24/10/2015). Misalnya, kata Chalid, perusahaan Sinarmas membakar hutan atau Wilmar yang membakar hutan. "Ini misalnya saja. Sebut saja saya rasa enggak ada masalah," katanya. Chalid menambahkan, dengan membuka nama-nama perusahaan yang terbukti membakar hutan dan lahan dengan terang-terangan dapat menimbulkan sanksi sosial di tataran masyarakat. Menurut Chalid, 'shock therapy' semacam itu membuat perusahaan-perusahaan jera dan tidak lagi melakukan pembakaran hutan dan lahan seperti tahun-tahun sebelumnya. "Masyarakat juga jadi tahu, ooh perusahaan ini toh yang membakar hutan. Mungkin ada produknya yang jadi diboikot. Ini bisa jadi sangat efektif," katanya. (Purnomo)





























