Kabut Asap, Kualitas Udara di Sumbar Berbahaya

Padang, Obsessessionnews - Jarak pandang di wilayah Sumatera Barat (Sumbar) semakin pendek, akibat kabut asap yang semakin tebal. Ketebalan kabut asap yang menyelimuti wilayah Sumbar Kamis (22/10) semakin tebal dibanding pada Rabu (21/10). Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang, Budi Iman Samiaji mengatakan jarak pandang akibat kabut asap berkisar 1.200 meter. Menurut Budi, jarak pandang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Kabupaten Padang Pariaman, pesawat masih memungkinkan untuk mendarat. "Normal sih tidak, tapi pesawat masih bisa mendarat," kata Budi Iman Samiaji kepada ibsessionnews.com saat dihubungi sekitar pukul 09:40 WIB. Sementara itu, kualitas udara sejak pagi berada pada level berbahaya. Berdasarkan pantauan Global Atmosphere Watch (GAW) Koto Tabang, konsentrasi PM10 sekitar pukul 10.00 WIB, kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada tingkat 500 Mikrogram per meter kubik atau berada pada level berbahaya. Kondisi kabut asap berkepanjangan sejak September lalu, sudah meresahkan warga. Warga di Kota Padang yang beraktivitas di luar rumah, sudah memakai masker. Bahkan peserta didik kembali diliburkan, setelah sebelumnya diliburkan. Peserta didik terutama TK diliburkan, terhitung hari Jum'at (23/10). Peserta didik libur selama dua hari hingga Sabtu (24/10). (Musthafa Ritonga)





























